HOME  ⁄  Nasional

Alumnus Sekolah Vokasi Undip Dipercaya Tangani Proyek Internasional di Australia dan Selandia Baru

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Alumnus Sekolah Vokasi Undip Dipercaya Tangani Proyek Internasional di Australia dan Selandia Baru
Foto: (Sumber :Hanna Sabrina, alumnus Program Studi Teknologi Infrastruktur Sipil dan Perancangan Arsitektur (TISPA) Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro Semarang. ANTARA/HO-Pribadi.)

Pantau - Hanna Sabrina, alumnus Program Studi Teknologi Infrastruktur Sipil dan Perancangan Arsitektur (TISPA) Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro (Undip), dipercaya menangani berbagai proyek pencahayaan di Australia, Selandia Baru, Timur Tengah, dan Asia Tenggara.

Tangani Proyek Pencahayaan di Berbagai Negara

Hanna berkarier sebagai Project Coordinator and Internal Sales pada perusahaan yang bergerak di bidang lighting manufacturing dan illumination engineering di Australia.

Ia mengungkapkan, "Saya menangani proses mulai menerjemahkan kebutuhan klien menjadi sebuah desain pencahayaan menggunakan produk linear, kemudian menyiapkan quotation, memilih produk yang sesuai, menentukan spesifikasi teknis, hingga memastikan desain siap diproduksi."

Selain menangani proyek di Australia, Tasmania, Selandia Baru, Timur Tengah, dan Asia Tenggara, Hanna juga bertanggung jawab mengelola proyek di wilayah Queensland, Australia.

Ia menjelaskan, "Saya juga menyiapkan shop drawing baik untuk klien maupun tim produksi."

Hanna mengatakan kompetensi yang diperoleh selama kuliah, seperti fisika bangunan, green building, daylighting, visual comfort, dan penggunaan perangkat lunak DIALux, sangat relevan dengan pekerjaannya saat ini.

Ia mengungkapkan, "Kompetensi mengenai daylighting, visual comfort, hingga penggunaan aplikasi DIALux ternyata menjadi kemampuan yang cukup langka tetapi sangat dibutuhkan di industri lighting. Alhamdulillah, secara garis besar apa yang diajarkan selama kuliah dulu sangat relevan dengan pekerjaan."

Undip Dorong Lulusan Berdaya Saing Global

Dekan Sekolah Vokasi Undip Prof. Dr. Ir. Budiyono menyatakan keberhasilan alumni menjadi indikator pendidikan vokasi yang mengedepankan keterampilan terapan dan relevansi dengan kebutuhan dunia kerja.

Ia mengungkapkan, "Kami terus mendorong pembelajaran yang berbasis praktik, teknologi, dan standar internasional sehingga lulusan tidak hanya siap bekerja di Indonesia, tetapi juga mampu berkarier di berbagai negara."

Menurut Budiyono, pengalaman alumni yang bekerja di perusahaan global diharapkan menjadi inspirasi bagi mahasiswa untuk meningkatkan kompetensi pada bidang green building, building performance, dan sustainable engineering.

Penulis :
Ahmad Yusuf