
Pantau - Penerbang tempur TNI Angkatan Udara mengikuti latihan Dissimilar Basic Fighter Maneuver (DBFM) bersama penerbang dari Singapura dan Jepang di wilayah udara Darwin, Australia, sebagai bagian dari latihan udara multinasional Pitch Black 2026.
Latihan yang berlangsung pada Senin (20/7) tersebut menjadi ajang bagi para penerbang untuk berlatih menggunakan pesawat tempur dengan karakteristik yang berbeda.
Penerbang Pelajari Kemampuan Pesawat Tempur
Kepala Dinas Penerangan TNI AU Marsekal Pertama TNI I Nyoman Suadnyana mengungkapkan, "Penerbang TNI AU berkesempatan mengenali karakteristik, kemampuan, dan performa pesawat tempur yang dioperasikan peserta latihan. Selain itu, para penerbang juga mempelajari prosedur penerbangan, komunikasi, serta tata cara operasi di wilayah udara Darwin sebagai bekal sebelum memasuki skenario latihan yang lebih kompleks."
Dalam latihan tersebut, penerbang TNI AU mengoperasikan pesawat T-50i Golden Eagle, sedangkan penerbang Singapura menggunakan F-16D Royal Singapore Air Force (RSAF) dan penerbang Jepang menerbangkan F-35A Japan Air Self-Defense Force (JASDF).
Tingkatkan Kemampuan dan Profesionalisme
TNI AU memastikan seluruh rangkaian latihan dilaksanakan sesuai prosedur keamanan yang telah ditetapkan.
Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan, profesionalisme, serta kesiapan penerbang tempur TNI AU dalam menghadapi berbagai skenario operasi udara bersama negara sahabat.
- Penulis :
- Aditya Yohan





