HOME  ⁄  Nasional

Program Istana untuk Anak Sekolah Ajak 300 Pelajar Mengenal Sejarah dan Pemerintahan Secara Langsung

Oleh Leon Weldrick
SHARE   :

Program Istana untuk Anak Sekolah Ajak 300 Pelajar Mengenal Sejarah dan Pemerintahan Secara Langsung
Foto: Sebanyak 300 siswa gabungan dari SMA Negeri 46 Jakarta dan SMP Negeri 15 Jakarta mengikuti kegiatan program Istana untuk Anak Sekolah di kompleks Istana Kepresidenan, Jalarta, Selasa 21/7/2026 (sumber: BPMI Sekretariat Presiden)

Pantau - Sebanyak 300 pelajar dari SMA Negeri 46 Jakarta dan SMP Negeri 15 Jakarta mengikuti Program Istana untuk Anak Sekolah di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta pada Selasa, 21 Juli 2026, sebagai upaya mengenalkan sejarah nasional, simbol negara, dan proses penyelenggaraan pemerintahan melalui pengalaman belajar secara langsung.

Program tersebut diselenggarakan sebagai sarana pembelajaran di luar kelas agar para pelajar dapat memahami sejarah nasional secara lebih mendalam sekaligus mengenal berbagai simbol negara.

Pelajar Berkeliling Istana Kepresidenan

Berdasarkan keterangan Biro Pers, Media, dan Informasi (BPMI) Sekretariat Presiden, para peserta diajak berkeliling kawasan Istana Kepresidenan, termasuk mengunjungi Istana Merdeka dan Istana Negara.

Selama kunjungan, para pelajar memperoleh penjelasan mengenai sejarah masing-masing bangunan.

Peserta juga mendapatkan penjelasan mengenai fungsi setiap bangunan di lingkungan Istana Kepresidenan.

Selain itu, para peserta dikenalkan pada nilai penting bangunan-bangunan tersebut sebagai bagian dari sejarah dan simbol negara.

Program tersebut juga memberikan pemahaman mengenai proses penyelenggaraan pemerintahan melalui pengalaman belajar secara langsung.

Peserta Mengaku Mendapat Pengalaman Baru

Kepala SMP Negeri 15 Jakarta, Nuryanti, menilai kegiatan tersebut memberikan pengalaman belajar yang lebih kontekstual bagi para siswa.

Ia mengungkapkan, "Biasanya anak-anak hanya mendapat gambaran secara teori atau melalui televisi. Ketika melihat langsung, mereka lebih memahami fungsi setiap ruangan dan kegiatan kenegaraan."

Salah seorang peserta, Defania, siswi kelas 10 SMA Negeri 46 Jakarta, mengaku kunjungan tersebut merupakan pengalaman pertamanya memasuki Istana Kepresidenan.

Defania mengatakan pengalaman tersebut menambah pengetahuannya mengenai sejarah Istana Negara.

Peserta lainnya, Mutiara, siswi kelas 9 SMP Negeri 15 Jakarta, mengaku terkesan dengan arsitektur dan penataan ruang di lingkungan Istana Kepresidenan.

Ia mengatakan pengalaman tersebut semakin memotivasinya untuk mewujudkan cita-citanya menjadi seorang arsitek.

Program Istana untuk Anak Sekolah diharapkan terus menjadi media pembelajaran yang memperkenalkan sejarah, simbol negara, serta proses penyelenggaraan pemerintahan kepada generasi muda melalui kunjungan langsung ke lingkungan Istana Kepresidenan.

Penulis :
Leon Weldrick