HOME  ⁄  Nasional

Menhub Pastikan Layanan Angkutan Perintis Tetap Berjalan untuk Jaga Konektivitas Wilayah

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Menhub Pastikan Layanan Angkutan Perintis Tetap Berjalan untuk Jaga Konektivitas Wilayah
Foto: (Sumber :Arsip foto - Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi. ANTARA/Harianto.)

Pantau - Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi memastikan layanan angkutan perintis tetap berjalan hingga akhir tahun anggaran guna menjaga konektivitas wilayah terpencil, memperlancar distribusi kebutuhan pokok, serta mendukung pemerataan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi.

Layanan Perintis Dipastikan Tetap Beroperasi

Dudy mengatakan layanan angkutan perintis tetap dilaksanakan meski menghadapi kondisi anggaran dengan berbagai langkah penyesuaian agar pelayanan kepada masyarakat tidak terhenti.

Ia mengungkapkan, "Layanan perintis tetap kita laksanakan sampai tahun anggaran selesai. Jadi dengan kondisi anggaran, kita menyiasatinya dan yang paling penting bahwa layanan tidak berhenti.”

Pernyataan tersebut disampaikan saat menghadiri Rapat Kerja Pembahasan Subsidi Kapal Perintis yang Melayani Pulau-Pulau Terluar bersama Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad, jajaran Komisi V DPR RI, dan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi.

Dudy menegaskan layanan perintis yang sebelumnya sempat mengalami penundaan kini telah kembali beroperasi secara normal.

Kementerian Perhubungan melakukan pemantauan harian terhadap operasional kapal, jadwal pelayaran, dan muatan untuk memastikan layanan tetap berjalan.

Kemenhub Perkuat Koordinasi dan Usulkan Tambahan Anggaran

Kementerian Perhubungan juga memperkuat koordinasi dengan operator, penyelenggara pelabuhan, pemerintah daerah, dan instansi terkait agar layanan berlangsung secara berkesinambungan.

Dudy mengungkapkan, "Juga menyampaikan usulan kebutuhan penambahan anggaran untuk menghindari potensi terhentinya layanan."

Dalam jangka panjang, Kementerian Perhubungan menilai diperlukan penguatan pendanaan, peningkatan kualitas armada, pembangunan infrastruktur pelabuhan, integrasi sistem logistik nasional, peningkatan kapasitas pelabuhan dan konektivitas antarmoda, serta evaluasi berkala terhadap jaringan trayek.

Dudy mengungkapkan, “Pada tahun anggaran 2026, diselenggarakan 107 trayek kapal perintis, 41 trayek Tol Laut, 6 trayek kapal khusus ternak, serta 18 trayek rede transport untuk menjamin akses transportasi dan distribusi logistik.”

Penulis :
Ahmad Yusuf