HOME  ⁄  Nasional

Kemkomdigi dan BP BUMN Siapkan Jalur Karier Talenta AI melalui Integrasi AI Talent Factory

Oleh Arian Mesa
SHARE   :

Kemkomdigi dan BP BUMN Siapkan Jalur Karier Talenta AI melalui Integrasi AI Talent Factory
Foto: Wamenkomdigi Nezar Patria didampingi Kepala BPSDM Komdigi Boni Pudjianto, Kepala Pusat Pengembangan Talenta Digital Komdigi Said Mirza Pahlevi saat melakukan pertemuan dengan Wakil Kepala Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) Tedi Bharata beserta jajaran di Gedung BP BUMN, Jakarta Pusat, Selasa 21/07/2026 (sumber: Kementerian Komunikasi dan Digital)

Pantau - Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) bersama Badan Pengelola BUMN (BP BUMN) menyiapkan jalur karier bagi talenta kecerdasan artifisial (artificial intelligence/AI) melalui integrasi AI Talent Factory dengan AI Talent Pool BUMN untuk menghubungkan pengembangan talenta dengan kebutuhan nyata dunia industri.

AI Talent Factory Hubungkan Talenta dengan Kebutuhan Industri

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria mengatakan AI Talent Factory dirancang untuk menghasilkan talenta yang mampu menyelesaikan persoalan riil di sektor industri.

"Ini bukan trial and error, tapi kita mau kasih solusi," ungkap Nezar.

Kolaborasi Kemkomdigi dan BP BUMN membuka peluang bagi lulusan AI Talent Factory untuk terlibat dalam pengembangan berbagai solusi AI di perusahaan-perusahaan BUMN.

Nezar menjelaskan AI Talent Factory dikembangkan untuk menjawab kesenjangan talenta digital nasional melalui kolaborasi antara perguruan tinggi, pusat keunggulan (center of excellence), dan perusahaan teknologi.

Peserta program mengerjakan berbagai use case yang berasal dari kebutuhan nyata pemerintah maupun industri agar menghasilkan solusi AI yang siap diterapkan.

"Kita buka link-nya dengan berbagai macam pihak dan kita mengerjakan sejumlah use cases," kata Nezar.

Menurut Nezar, sinergi dengan BP BUMN menjadi langkah strategis agar hasil pembelajaran peserta tidak berhenti di ruang kelas, melainkan berlanjut menjadi pengalaman profesional yang memberikan dampak terhadap peningkatan produktivitas perusahaan.

Lulusan AI Talent Factory dipersiapkan untuk bergabung dalam pengembangan berbagai proyek AI di lingkungan BUMN sesuai kebutuhan masing-masing sektor.

"Anak-anak muda kita semangat, dia tahu selama belajar ini ada ekosistem yang bisa menampung mereka," ujar Nezar.

Seleksi Ketat dan Pendampingan untuk Cetak Talenta AI

Kepala Pusat Pengembangan Talenta Digital BPSDM Kemkomdigi Said Mirza Pahlevi menjelaskan AI Talent Factory bukan sekadar program pelatihan, melainkan skema pengembangan talenta AI tingkat lanjut yang menyeleksi peserta secara ketat dari berbagai perguruan tinggi.

Peserta memperoleh pembelajaran mendalam mengenai large language model serta pengembangan model AI.

Peserta juga dilatih menyelesaikan persoalan nyata melalui pendampingan dosen, praktisi industri, dan pakar AI dari perusahaan teknologi global.

"Tujuannya adalah mencetak talenta AI yang praktisional, bukan yang biasa," ujar Said.

Menurut Said, ekosistem pengembangan talenta tersebut diperkuat melalui platform pembelajaran digital yang menghubungkan proses peningkatan kompetensi dengan kebutuhan industri secara menyeluruh.

Setelah menyelesaikan pelatihan dan sertifikasi, peserta dapat langsung masuk ke dalam talent pool yang mempertemukan lulusan dengan dunia kerja.

Melalui kolaborasi bersama BUMN, AI Talent Factory diharapkan menjadi jalur yang mempercepat penyerapan talenta AI nasional sekaligus memperkuat transformasi digital perusahaan-perusahaan milik negara.

"Kami memiliki platform yang menghubungkan end to end, dari awal belajar sampai menghubungkan sampai mereka mendapatkan pekerjaan," tegas Said.

Penulis :
Arian Mesa