
Pantau - Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago mengajak seluruh aparat penegak hukum dan masyarakat bersatu dalam upaya memberantas penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika demi melindungi generasi bangsa.
Ajakan tersebut disampaikan Djamari saat menghadiri Peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2026 di Balai Besar Rehabilitasi Badan Narkotika Nasional (BNN), Bogor, Jawa Barat, sebagaimana dikutip dari siaran pers resmi pada Jumat.
Ia mengatakan, "Pemberantasan narkotika bukan hanya tugas negara dan aparat penegak hukum. Ini adalah tugas dunia dan akhirat untuk menyelamatkan manusia, menyelamatkan bangsa kita ke depan."
Djamari menilai kolaborasi seluruh elemen masyarakat diperlukan karena penyebaran narkotika saat ini berlangsung secara masif.
Menurutnya, upaya pemberantasan narkotika akan sulit dilakukan apabila hanya mengandalkan aparat penegak hukum.
Ia mengatakan, "Penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika bukan hanya persoalan hukum, tetapi ancaman nyata bagi masa depan bangsa. Karena itu, mari kita bergerak bersama menyelamatkan generasi muda Indonesia dari bahaya narkotika."
Djamari juga meminta Badan Narkotika Nasional, Polri, TNI, dan Kejaksaan terus bekerja secara profesional, memperkuat integritas, serta mengedepankan transparansi dalam menjalankan tugas pemberantasan narkotika.
Ia menegaskan sikap profesional, berintegritas, dan transparan merupakan modal utama bagi aparat penegak hukum sebagai ujung tombak dalam memerangi peredaran narkotika di Indonesia.
- Penulis :
- Aditya Yohan





