HOME  ⁄  Nasional

PDI Perjuangan Gelar RedTalk di Malang untuk Menyerap Gagasan dan Aspirasi Anak Muda

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

PDI Perjuangan Gelar RedTalk di Malang untuk Menyerap Gagasan dan Aspirasi Anak Muda
Foto: (Sumber :Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan Said Abdullah. ANTARA/HO-PDI Perjuangan/am..)

Pantau - PDI Perjuangan menggelar forum RedTalk di Malang, Jawa Timur, sebagai wadah untuk mendengar suara, gagasan, dan pandangan anak muda mengenai masa depan Indonesia.

RedTalk Jadi Ruang Dialog Bersama Generasi Muda

Ketua DPP PDI Perjuangan Said Abdullah mengatakan suara anak muda merupakan suara idealisme karena belum terikat dengan berbagai kepentingan.

Ia mengatakan, "Dialog akan membincangkan tentang Indonesia punya kita, bukan hanya milik segelintir elit politik maupun ekonomi."

Menurut Said, forum tersebut akan membahas imajinasi generasi muda tentang masa depan Indonesia, tantangan yang dihadapi, serta kritik terhadap perilaku antargenerasi.

Ia menilai Generasi Y, Generasi Z, dan generasi awal Gen A memiliki pengalaman yang berbeda dibanding Generasi Boomer karena tumbuh di dunia nyata sekaligus dunia digital.

Said menyebut akses digital membuat anak muda lebih mudah memperoleh informasi dan membandingkan berbagai kondisi di berbagai wilayah sehingga memiliki cara pandang yang lebih kritis.

Ia mengatakan, "Karena itu dibutuhkan pola komunikasi yang dialogis dengan anak muda masa kini."

Hadirkan Akademisi, Aktivis, dan Komika

RedTalk tahun kedua digelar di Malang Creative Center dengan menghadirkan sejumlah tokoh sebagai pemantik diskusi, di antaranya dosen Universitas Brawijaya Selvi Asna Prestianawati, dosen Universitas Airlangga Suko Widodo, dan komika Abdel Achrian.

Forum tersebut juga menghadirkan perwakilan organisasi mahasiswa dan aktivis, termasuk Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Brawijaya, BEM se-Malang Raya, Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia Kota Malang, dan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Kota Malang.

Said mengajak anak muda di Malang Raya untuk berdiskusi mengenai pendidikan, kebebasan akademik, masa depan perekonomian, ruang kreatif, serta berbagai persoalan yang menjadi kegelisahan generasi muda saat ini.

Penulis :
Aditya Yohan