
Pantau - Wakil Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Wamenko Polkam) Lodewijk Freidrich Paulus mengajak umat Islam Indonesia untuk terus memperkuat nasionalisme dan menjaga persatuan bangsa di tengah meningkatnya dinamika geopolitik global dalam Kongres Umat Islam Indonesia (KUII) VIII di Jakarta, Sabtu (25/7/2026).
Nasionalisme Dinilai Menjadi Benteng Persatuan
Lodewijk menyampaikan bahwa berbagai konflik yang terjadi di sejumlah negara dapat menjadi pelajaran penting bagi Indonesia untuk terus menjaga keutuhan bangsa.
Ia mencontohkan situasi di Venezuela dan Iran sebagai gambaran bagaimana dinamika suatu negara dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk kuatnya rasa kebangsaan.
" Apa yang terjadi di Venezuela, apa yang terjadi di Iran, itu suatu dua hal yang bertolak belakang tentang nasionalisme kita." ungkap Lodewijk.
Lodewijk menegaskan seluruh elemen masyarakat, khususnya umat Islam, memiliki peran penting dalam menjaga persatuan dan kesatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Tantangan Keamanan Tidak Hanya Berasal dari Ancaman Militer
Menurut Lodewijk, tantangan keamanan nasional saat ini tidak hanya berasal dari ancaman militer.
Ia mengatakan gejolak ekonomi turut memengaruhi kondisi keamanan nasional.
Konflik internasional juga disebut sebagai salah satu faktor yang dapat berdampak terhadap keamanan dan stabilitas nasional.
Selain itu, perubahan iklim dinilai menjadi tantangan yang berpotensi memengaruhi stabilitas sosial di Indonesia.
Lodewijk mengajak umat Islam Indonesia untuk tetap menjaga semangat nasionalisme sebagai benteng dalam menghadapi berbagai tantangan tersebut.
"Umat Islam Indonesia harus betul-betul menjaga nasionalisme Indonesia, merajut persatuan dan kesatuan Indonesia." ungkapnya.
Menurut Lodewijk, menjaga nasionalisme merupakan salah satu modal penting agar Indonesia mampu menghadapi berbagai tantangan global tanpa mengorbankan persatuan bangsa.
Wamenko Polkam berharap semangat kebangsaan yang kuat terus menjadi fondasi dalam menjaga stabilitas nasional serta memperkokoh posisi Indonesia di tengah dinamika geopolitik internasional.
- Penulis :
- Shila Glorya





