HOME  ⁄  Nasional

Pemkab Kepulauan Tanimbar Uji Kelayakan Lingkungan PSN Blok Masela untuk Jaga Ekosistem dan Aspirasi Masyarakat

Oleh Leon Weldrick
SHARE   :

Pemkab Kepulauan Tanimbar Uji Kelayakan Lingkungan PSN Blok Masela untuk Jaga Ekosistem dan Aspirasi Masyarakat
Foto: Rapat Tim Uji Kelayakan Lingkungan Hidup yang digelar secara virtual sebagai tindak lanjut arahan Kementerian Lingkungan Hidup untuk pembangunan Blok Masela (sumber: Pemkab KKT)

Pantau - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT), Maluku, melakukan uji kelayakan lingkungan terhadap dokumen pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) Lapangan Gas Abadi Blok Masela guna memastikan perlindungan lingkungan dan aspirasi masyarakat pesisir menjadi bagian penting dalam pengembangan proyek.

Pernyataan tersebut disampaikan Wakil Bupati Kepulauan Tanimbar dr. Juliana Ch. Ratuanak dalam rapat Tim Uji Kelayakan Lingkungan Hidup Pusat yang digelar secara virtual sebagai tindak lanjut arahan Kementerian Lingkungan Hidup dan difasilitasi oleh INPEX Masela Ltd.

Juliana menegaskan pemerintah daerah berkomitmen mengawal penilaian dokumen lingkungan agar pembangunan Blok Masela berjalan seiring dengan pelestarian ekosistem dan ruang hidup masyarakat.

Ia mengungkapkan, "Suara masyarakat pesisir, khususnya nelayan dan warga yang terdampak langsung, harus menjadi bagian penting dalam proses pengambilan keputusan. Kami ingin memastikan pembangunan Blok Masela memberikan manfaat ekonomi tanpa mengabaikan perlindungan lingkungan."

Penilaian Dokumen Libatkan Berbagai Pemangku Kepentingan

Rapat membahas Addendum Analisis Dampak Lingkungan (Andal) serta Rencana Pengelolaan Lingkungan dan Rencana Pemantauan Lingkungan (RKL-RPL) Tipe A Proyek Pengembangan Lapangan Gas Abadi Blok Masela.

Pemerintah daerah melibatkan nelayan, kepala desa, organisasi nelayan, serta lembaga swadaya masyarakat yang bergerak di bidang lingkungan dalam proses penilaian dokumen lingkungan.

Para pemangku kepentingan diberikan kesempatan menyampaikan pandangan dan masukan terhadap dokumen lingkungan proyek.

Juliana menegaskan pelibatan masyarakat menjadi bagian penting dalam proses penilaian kelayakan lingkungan karena aktivitas proyek akan bersinggungan dengan kawasan pesisir yang menjadi sumber mata pencaharian masyarakat.

Seluruh masukan dari masyarakat akan menjadi bahan pertimbangan dalam proses evaluasi dokumen lingkungan.

Pemerintah Dorong Pembangunan Berkelanjutan

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar berharap pembangunan proyek dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dengan tetap memperhatikan pengelolaan dampak lingkungan.

Ia mengatakan, "Dokumen lingkungan harus mampu menjamin keseimbangan antara kepentingan investasi, perlindungan ekosistem laut, dan keberlanjutan kehidupan masyarakat pesisir yang menggantungkan penghidupan dari sektor perikanan."

Pemerintah daerah juga mencermati mekanisme pemantauan lingkungan yang dirancang dalam dokumen RKL-RPL agar pelaksanaan proyek memenuhi ketentuan perlindungan lingkungan hidup.

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar menyatakan akan terus mengawal pelaksanaan PSN Blok Masela agar mampu memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah, menjaga kelestarian lingkungan, dan melindungi ruang hidup masyarakat di Bumi Duan Lolat.

Blok Masela merupakan proyek pengembangan Lapangan Gas Abadi yang berlokasi di Cekungan Aru, Laut Arafura, sekitar 150 kilometer dari Saumlaki, Kabupaten Kepulauan Tanimbar.

Proyek dengan nilai investasi sekitar 20,94 miliar dolar AS tersebut memiliki cadangan gas terbukti sekitar 7,7 triliun kaki kubik (TCF) dan dirancang memiliki kapasitas produksi 9,5 juta ton liquefied natural gas (LNG) per tahun, 150 juta standar kaki kubik gas per hari (MMSCFD) untuk gas pipa, serta sekitar 35.000 barel kondensat per hari.

Proyek ini diharapkan menjadi salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi di kawasan Indonesia timur.

Penulis :
Leon Weldrick