HOME  ⁄  Nasional

Harganas Kaltim Tekankan Pentingnya Peran Ayah dalam Membangun Generasi Berkualitas

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Harganas Kaltim Tekankan Pentingnya Peran Ayah dalam Membangun Generasi Berkualitas
Foto: Bupati Berau Sri Juniarsih Mas (jilbab hitam), Ketua PKK Kaltim Syarifa Suraidah (tengah- baju kuning), dan Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud (batik kuning) meninjau gerai UMKM di Berau dalam rangkaian Peringatan Harganas ke-33

Pantau - Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 di Kalimantan Timur mengusung tema "Ayah Wajib Hadir" sebagai ajakan memperkuat peran ayah dalam membangun keluarga harmonis dan mencetak generasi berkualitas di masa depan.

Gubernur Ajak Perkuat Fondasi Keluarga

Puncak peringatan Harganas ke-33 Provinsi Kalimantan Timur digelar di Tanjung Redeb, Kabupaten Berau, pada Kamis (23/7) dengan dihadiri berbagai unsur pemerintah dan masyarakat.

Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas'ud menegaskan keharmonisan dan keutuhan keluarga menjadi fondasi utama untuk melahirkan generasi yang mampu melanjutkan pembangunan.

Ia juga mengajak seluruh pihak membangun pola pengasuhan yang penuh kasih sayang, keterbukaan, dan memperkuat sinergi dalam menurunkan angka stunting serta meningkatkan kualitas keluarga.

Rudy Mas'ud Dikukuhkan sebagai Ayah Genre

Kepala Perwakilan BKKBN Kalimantan Timur Sunarto, atas nama Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN Wihaji, mengukuhkan Gubernur Rudy Mas'ud bersama istrinya Sarifah Suraidah sebagai Ayah dan Bunda Generasi Berencana (Genre) tingkat provinsi.

Pengukuhan tersebut ditandai dengan penyematan selempang kehormatan dan penyerahan piagam sebagai simbol komitmen pemimpin daerah dalam mendukung pembangunan keluarga.

Tema Harganas tahun ini juga mengingatkan pentingnya keterlibatan ayah dalam kehidupan anak sebagaimana pesan, "Ayah harus hadir secara nyata dalam kehidupan anak-anaknya, bukan sekadar hadir secara raga namun pikiran melayang ke mana-mana. Jangan hanya gawai yang rutin diisi dayanya, tapi keharmonisan, keakraban, dan kehangatan keluarga juga wajib diisi ulang."

Penulis :
Gerry Eka