
Pantau - Orang tua diingatkan untuk memahami perbedaan antara kebutuhan dan keinginan anak dalam pengasuhan karena berbagai perilaku seperti bermain, mencari perhatian, atau ingin didengarkan dapat menjadi cara anak mengungkapkan kebutuhan emosional yang belum mampu mereka sampaikan dengan kata-kata.
Laporan Psychology Today pada Jumat (23/5) menyebutkan bahwa dalam pendekatan Nonviolent Communication (NVC), kebutuhan merupakan hal mendasar yang diperlukan setiap orang untuk berkembang, baik kebutuhan fisik seperti makan dan tidur maupun kebutuhan emosional seperti rasa aman, diterima, memiliki pilihan, dan kedekatan dengan orang lain.
Laporan tersebut menjelaskan bahwa hal-hal yang sering dianggap sebagai kebutuhan oleh orang tua, seperti rumah harus rapi, anak segera tidur, atau pekerjaan rumah selesai, sebenarnya merupakan strategi untuk memenuhi kebutuhan lain seperti ketenangan, dukungan, atau rasa nyaman.
Keinginan juga bukan kebalikan dari kebutuhan, melainkan salah satu cara seseorang membayangkan kebutuhannya dapat terpenuhi.
Laporan itu mencontohkan anak yang menunda waktu tidur belum tentu hanya ingin bermain lebih lama, tetapi bisa jadi sedang mencari kedekatan dengan orang tuanya.
Anak yang menolak menyikat gigi juga dapat menunjukkan kebutuhan akan otonomi atau kesempatan untuk memiliki kendali atas pilihan yang menyangkut dirinya.
Anak-anak umumnya belum memiliki kemampuan untuk mengungkapkan kebutuhan emosional secara langsung sehingga orang tua disarankan memahami kebutuhan yang mendasari perilaku anak, bukan hanya berfokus pada tindakan yang terlihat.
Pendekatan tersebut diharapkan membantu orang tua menemukan lebih banyak solusi dalam menghadapi konflik sehari-hari selama proses pengasuhan.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf





