
Pantau - Sebuah studi yang dipublikasikan dalam jurnal Development mengungkap tanaman memiliki mekanisme biologis yang memungkinkan mereka mengatur waktu pembentukan daun dan organ lainnya melalui interaksi dua hormon utama, sehingga membuka peluang pengembangan tanaman budi daya yang lebih produktif.
Dua Hormon Atur Pertumbuhan Tanaman
Penelitian tersebut menemukan hormon auksin pada tahap awal memperlambat kerja hormon giberelin agar struktur baru dapat terbentuk di lokasi yang tepat.
Setelah itu, auksin mengaktifkan giberelin yang memicu pertumbuhan dan pembesaran tanaman secara cepat.
Penelitian menggunakan tanaman tomat itu menunjukkan perubahan keseimbangan antara kedua hormon tersebut memengaruhi jumlah dan ukuran daun.
Berpotensi Tingkatkan Hasil Budi Daya
Para peneliti menyatakan mekanisme tersebut diduga juga berlaku dalam pembentukan bunga, akar, dan bagian tanaman lainnya.
Temuan ini dinilai berpotensi membantu ilmuwan mengembangkan tanaman budi daya dengan pertumbuhan yang lebih optimal.
Selain itu, hasil penelitian tersebut juga diharapkan dapat mendukung peningkatan hasil panen serta memperkuat ketahanan tanaman melalui pemahaman yang lebih baik terhadap mekanisme pertumbuhannya.
- Penulis :
- Aditya Yohan



