HOME  ⁄  Nasional

Qodari Menegaskan Evaluasi Pemerintah Memperkuat Pelaksanaan Program Prioritas Presiden Prabowo

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Qodari Menegaskan Evaluasi Pemerintah Memperkuat Pelaksanaan Program Prioritas Presiden Prabowo
Foto: (Sumber :Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Muhammad Qodari memberikan keterangan media terkait dengan isu-isu terkini di Jakarta, Selasa (28/7/2026). (ANTARA/HO-Badan Komunikasi Pemerintah).)

Pantau - Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Muhammad Qodari menegaskan evaluasi menjadi bagian penting dalam penyelenggaraan pemerintahan untuk memastikan seluruh program prioritas Presiden Prabowo Subianto berjalan efektif, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Evaluasi Dilakukan untuk Mengukur Capaian Program

Qodari mengatakan evaluasi yang dilakukan Presiden Prabowo Subianto bersama jajaran Kabinet Merah Putih dalam Sidang Kabinet Paripurna bertujuan mengukur capaian program sekaligus mengidentifikasi tantangan dan perbaikan yang masih diperlukan.

"Melalui evaluasi, pemerintah dapat memahami apa yang telah berjalan dengan baik, apa yang masih perlu ditingkatkan, tantangan yang dihadapi, serta langkah-langkah yang perlu dilakukan untuk mengatasinya," ungkap Qodari dalam keterangan di Jakarta, Selasa.

Ia menyebut pemerintah telah mencatat sejumlah capaian, di antaranya penyelesaian proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan, peresmian Proyek Gas Abadi Masela yang sempat tertunda selama 28 tahun, serta peluncuran bahan bakar B50 untuk memperkuat kedaulatan energi nasional.

Pemerintah juga meresmikan 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dan 100 Kampung Nelayan Merah Putih sebagai bagian dari upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Di bidang pelayanan publik, pemerintah mencatat pengembangan Mal Pelayanan Publik (MPP) yang telah hadir di 313 kabupaten dan kota dengan menyediakan 150 jenis layanan dalam satu lokasi.

Menurut Qodari, transformasi digital juga terus dipercepat, termasuk digitalisasi program perlindungan sosial yang telah diterapkan di 43 kabupaten dan kota di 26 provinsi dengan sekitar satu juta keluarga terdaftar dari target 12,5 juta keluarga.

"Sebelumnya, untuk mengurus berbagai dokumen dan pendaftar bantuan, sebuah keluarga dapat mengeluarkan biaya sekitar Rp150 ribu. Sekarang proses itu dapat dilakukan secara gratis," ujarnya.

Komitmen Program Prioritas Tetap Berlanjut

Qodari menegaskan berbagai capaian tersebut merupakan bukti pemerintah terus bekerja meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Ia mengatakan evaluasi merupakan budaya kerja yang sehat untuk memastikan seluruh program prioritas tetap berjalan sesuai arahan Presiden Prabowo.

"Evaluasi justru akan memperkuat pelaksanaan program-program tersebut agar lebih tepat sasaran dan berkelanjutan," terangnya.

Qodari menambahkan pemerintah akan terus meningkatkan efektivitas belanja negara, memperkuat akuntabilitas, dan memastikan setiap anggaran memberikan nilai tambah bagi masyarakat.

Penulis :
Ahmad Yusuf