
Pantau - Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan melantik 1.204 lulusan Sarjana Terapan Ilmu Pemerintahan Institut Ilmu Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Angkatan XXXIII Tahun 2026 di Lapangan Parade Kampus IPDN Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Rabu, sebagai bagian dari penguatan sumber daya manusia aparatur negara.
Sebanyak 1.204 Pamong Praja Muda yang terdiri atas 728 putra dan 476 putri akan ditempatkan di lingkungan Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah di seluruh Indonesia, termasuk wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), sesuai kebutuhan formasi aparatur sipil negara.
Presiden Berikan Penghargaan bagi Lulusan Terbaik
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengungkapkan, "Dalam rangkaian acara pelantikan, Presiden akan memberikan penghargaan kepada 10 siswa lulusan terbaik sebagai bentuk apresiasi atas capaian akademik dan prestasi para lulusan selama menempuh pendidikan di IPDN."
Prasetyo menjelaskan penghargaan Kartika Astha Brata diberikan kepada Aji Bayu Ramadhan, S.Tr.I.P., sedangkan penghargaan Sapta Adhi Praja diberikan kepada sembilan siswa terbaik lainnya.
Para Pamong Praja Muda yang berasal dari berbagai daerah diharapkan menjadi perekat persatuan dan kesatuan bangsa serta mampu menjaga harmoni sosial di tengah keberagaman suku, agama, budaya, dan adat istiadat masyarakat.
Perkuat Reformasi Birokrasi dan Pelayanan Publik
Pemerintah menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kualitas sumber daya manusia, reformasi birokrasi, serta pembangunan aparatur negara yang profesional.
Selain itu, pemerintah menekankan pentingnya integritas dan orientasi pada pelayanan publik guna mewujudkan pemerintahan yang efektif, memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, serta memastikan regenerasi kepemimpinan aparatur pemerintahan menuju Indonesia Emas 2045.
Prasetyo mengungkapkan, "Semoga para lulusan dapat mengemban amanah dengan penuh tanggung jawab, berintegritas, dan berdedikasi tinggi bagi kemajuan bangsa dan negara, serta menjadi bagian penting dari transformasi tata kelola pemerintahan yang efektif, efisien, transparan, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat."
- Penulis :
- Ahmad Yusuf



