HOME  ⁄  Nasional

BBKSDA Riau Pasang Kamera Jebak untuk Pantau Kemunculan Harimau di Indragiri Hilir

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

BBKSDA Riau Pasang Kamera Jebak untuk Pantau Kemunculan Harimau di Indragiri Hilir
Foto: (Sumber :Kamera jebak dipasang BB KSDA Riau untuk menindaklanjuti laporan kemunculan harimau di Desa Danai, Kecamatan Pulau Burung, Kabupaten Inderagiri Hilir. ANTARA/HO-BBKSDA Riau.)

Pantau - Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau memasang kamera jebak untuk memantau kemunculan harimau (Panthera tigris) yang dilaporkan telah memangsa ternak warga di Desa Danai, Kecamatan Pulau Burung, Kabupaten Indragiri Hilir.

Tim BBKSDA Turun ke Lokasi

Kepala BBKSDA Riau Supartono mengatakan pihaknya telah mengirim tim beranggotakan enam orang yang dipimpin Bambang Santoso untuk menindaklanjuti laporan tersebut.

Ia mengatakan, "Teman-teman sudah di lapangan, iya sudah pasang kamera trap."

Selain memasang kamera jebak, tim juga melakukan pemantauan menggunakan drone, namun belum menemukan tanda-tanda pergerakan harimau di sekitar Dusun Bukit.

Kawasan tersebut diketahui dipenuhi semak belukar dan merupakan bekas perkebunan kelapa yang sudah tidak produktif, dengan jarak sekitar empat kilometer dari Desa Danai.

Warga Temukan Jejak dan Mengaku Melihat Harimau

Kepala Desa Danai Halim mengatakan warga menemukan jejak harimau dan sempat melihat satwa tersebut di Dusun Bukit.

Ia mengungkapkan, "Ada warga melihat harimau di Dusun Bukit, satu ekor. Tapi kalau melihat jejaknya diperkirakan ada dua ekor. Karena dari bekas tapak harimau itu ada yang besar ada juga yang kecil."

Kemunculan harimau di Desa Danai telah berlangsung selama lima hari dan membuat warga yang mayoritas bekerja sebagai pekebun merasa takut beraktivitas setelah ternak sapi mereka dimangsa.

Ia mengatakan, "Mudah-mudahan persoalan ini bisa cepat ditangani oleh BBKSDA, karena sekarang ini orang-orang takut berkebun."

Penulis :
Aditya Yohan