
Pantau - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI memperkuat sinergi dengan Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) serta program pemberdayaan bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) dan keluarganya.
Sinergi Fokus pada Pengelolaan ZIS dan Pemberdayaan PMI
Ketua Baznas RI Sodik Mudjahid mengatakan kerja sama tersebut difokuskan pada penguatan penghimpunan, pengelolaan, dan pendayagunaan dana ZIS yang secara khusus ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan pekerja migran.
Ia mengatakan, "Secara umum ada dua hal besar, yakni kerja sama dan dukungan bagi kami dalam melaksanakan tugas mobilisasi, mengelola, dan mendayagunakan zakat, infak, sedekah dengan subjek khusus yakni para pekerja migran ini."
Melalui kolaborasi tersebut, Baznas juga menyiapkan dukungan dana tambahan bagi calon PMI yang mengikuti pelatihan sebelum diberangkatkan ke negara tujuan.
Program beasiswa pendidikan dan pelatihan kewirausahaan juga disiapkan bagi keluarga PMI yang berada di Indonesia.
Sodik mengungkapkan, "Selama mereka berada di luar negeri, kami juga melakukan pemberdayaan dengan mendorong mereka menjadi perpanjangan tangan Baznas untuk membangun UPZ komunitas agar PMI yang tadinya mustahik bisa menjadi muzaki dan zakatnya didistribusikan ke kampung halaman."
KP2MI Dorong Perlindungan dan Transformasi Ekonomi PMI
Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia Mukhtarudin mengatakan pihaknya berkomitmen memperkuat sinergi dengan Baznas untuk membangun ekosistem perlindungan dan pemberdayaan yang menyeluruh bagi PMI beserta keluarganya.
Kerja sama tersebut mencakup optimalisasi bantuan darurat, skema pembiayaan penempatan, hingga pelatihan kewirausahaan bagi purna-PMI.
Ia mengatakan, "Ke depan kita mau kembangkan lagi bagaimana kita menggali potensi dari pekerja migran Indonesia yang hari ini masih sebagai mustahik agar ke depan dapat kita dorong menjadi seorang muzaki."
Dalam kesempatan tersebut, KP2MI juga menyerahkan donasi secara simbolis sebesar Rp100.000.000 kepada Baznas untuk disalurkan kepada masyarakat.
- Penulis :
- Aditya Yohan



