
Pantau - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Seribu memberikan pelatihan dan sertifikasi Rescue Diver kepada warga sebagai upaya membuka peluang usaha baru sekaligus meningkatkan perekonomian melalui sektor wisata bahari dan konservasi laut.
Pelatihan Tingkatkan Kompetensi Warga Pesisir
Bupati Kepulauan Seribu Muhammad Fadjar Churniawan mengatakan pelatihan tersebut menjadi bekal penting bagi masyarakat yang ingin terlibat dalam sektor wisata bahari maupun kegiatan konservasi laut.
“Pelatihan ini dapat menjadi bekal penting bagi masyarakat yang ingin terlibat di sektor wisata bahari maupun kegiatan konservasi laut,” kata Fadjar saat membuka Pelatihan Sertifikasi Selam Rescue Diver di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu Utara.
Ia menilai pelatihan tersebut dapat menciptakan masyarakat pesisir yang lebih terampil, mandiri, dan siap bersaing di sektor ekonomi kelautan yang terus berkembang.
Fadjar berharap para peserta memanfaatkan pelatihan secara maksimal untuk memperoleh keterampilan khusus dan lisensi resmi guna menjamin keselamatan saat menyelam.
“Melalui pelatihan ini, para penyelam mendapat pengetahuan yang maksimal,” tuturnya.
Peserta Dibekali Teori dan Praktik Menyelam
Menurut Fadjar, kemampuan berada di laut belum tentu menjamin seseorang dapat menyelam dengan aman sehingga diperlukan pengetahuan, teknik, dan sertifikasi sesuai standar keselamatan.
Pelatihan Sertifikasi Selam Rescue Diver diselenggarakan oleh Suku Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Pertanian (KPKP) Kepulauan Seribu bersama Lembaga Keswadayaan Masyarakat Panggang Wisata Bahari Kelurahan Pulau Panggang dan PT Pertamina Nusantara Regas pada 28 hingga 30 Juli 2026.
Peserta menerima materi mengenai prosedur pertolongan bagi penyelam, pencarian dan pemulihan, metode pertolongan pertama, serta materi pendukung lainnya.
Setelah mengikuti pembelajaran di kelas, peserta menjalani praktik menyelam menggunakan peralatan selam di perairan Pulau Pramuka.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf



