
Pantau - Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI M. Tonny Harjono menegaskan kekuatan udara tidak hanya dibangun melalui kemampuan operasi, tetapi juga berakar pada nilai-nilai pengabdian yang diwariskan dari generasi ke generasi.
Kasau Soroti Pentingnya Pengabdian dan Transformasi
Kasau menyampaikan pernyataan tersebut saat memimpin Upacara Peringatan ke-79 Hari Bakti TNI Angkatan Udara di Lapangan Dirgantara Akademi Angkatan Udara (AAU), Yogyakarta, Rabu.
"Nilai yang diwariskan para pendahulu tetap sama. Yang terus berubah adalah cara kita mengejawantahkannya sesuai dengan tantangan zaman," kata Kasau.
Ia mengatakan setiap generasi prajurit menghadapi tantangan pengabdian yang berbeda, mulai dari perjuangan mempertahankan kemerdekaan hingga menghadapi perkembangan teknologi, dinamika geopolitik, ancaman siber, perang informasi, dan karakter operasi multidomain.
Menurut Kasau, program transformasi TNI Angkatan Udara yang dicanangkan sejak tahun lalu terus dilanjutkan secara berkesinambungan melalui penguatan kemampuan, penataan organisasi, penyempurnaan doktrin, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia.
TNI AU Perkuat Profesionalisme dan Pengabdian kepada Bangsa
Kasau menjelaskan langkah strategis tersebut diarahkan untuk membangun kesiapan TNI AU dalam menjaga kedaulatan wilayah udara nasional, menjalankan setiap penugasan negara secara profesional, serta memperkuat sistem pertahanan negara.
Ia menambahkan semangat Hari Bakti juga diwujudkan melalui berbagai kegiatan sosial, seperti penanggulangan bencana alam dan dukungan dalam menyiapkan generasi penerus bangsa yang berkualitas.
Kasau berpesan kepada seluruh prajurit dan aparatur sipil negara (ASN) TNI AU agar memandang setiap penugasan sebagai sebuah kehormatan.
"Dengan semangat itulah kita akan terus memberikan bakti terbaik bagi bangsa, sebagai wujud Bakti TNI Angkatan Udara untuk Indonesia Maju," tegas Kasau.
Rangkaian peringatan Hari Bakti ke-79 TNI AU juga dimeriahkan dengan atraksi musik dan formasi ketangkasan Drum Band Taruna AAU "Gita Dirgantara" yang menampilkan kedisiplinan, jiwa kepemimpinan, dan semangat juang para taruna.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf



