HOME  ⁄  Nasional

Indonesia dan Eropa Perkuat Kemitraan Transportasi Berkelanjutan melalui Investasi dan Transfer Teknologi

Oleh Leon Weldrick
SHARE   :

Indonesia dan Eropa Perkuat Kemitraan Transportasi Berkelanjutan melalui Investasi dan Transfer Teknologi
Foto: Designated Deputy Head of Mission Kedutaan Besar Republik Federal Jerman di Jakarta Oliver Sperling dan Head of Cooperation Delegasi Uni Eropa untuk Indonesia Jerome Pons, usai memberikan keterangan pers terkait kerja sama transportasi Indonesia-Eropa, di Jakarta, Rabu 29/7/2026 (sumber: ANTARA/Ahmad Wijaya)

Pantau - Indonesia dan Eropa menegaskan komitmen untuk memperkuat kemitraan dalam pembangunan transportasi berkelanjutan melalui investasi, transfer teknologi, dan pengembangan sumber daya manusia yang disampaikan dalam Indonesia-Europe Roundtable on Sustainable Transport Development di Arena Pekan Raya Jakarta (PRJ), Kemayoran, Jakarta, Rabu, 29 Juli 2026.

Kedua pihak menilai sektor transportasi memiliki peran penting dalam menunjang pertumbuhan perekonomian serta mendukung kelancaran pergerakan manusia dan barang.

Kemitraan Transportasi Terus Diperkuat

Designated Deputy Head of Mission Kedutaan Besar Republik Federal Jerman di Jakarta Oliver Sperling menyampaikan bahwa kerja sama transportasi antara Indonesia dan Eropa akan terus berlanjut.

"Ke depan kemitraan transportasi akan terus dilanjutkan dan Indonesia sebagai negara yang memiliki luas geografi besar, sehingga kebutuhan transportasi sangat penting," ungkap Oliver Sperling.

Ia juga mengungkapkan, "Jerman dan Indonesia telah membangun kemitraan yang erat dan saling percaya dalam pengembangan infrastruktur transportasi selama bertahun-tahun."

Menurut Oliver Sperling, Pemerintah Jerman memberikan bantuan teknis, transfer teknologi, serta transfer pengetahuan kepada Indonesia untuk mendukung pengembangan sistem transportasi yang andal, aman, dan modern.

Forum yang diselenggarakan bertepatan dengan RailwayTech Indonesia 2026 itu digelar oleh Masyarakat Perkeretaapian Indonesia (MASKA) bekerja sama dengan Uni Eropa, Pemerintah Jerman, dan KfW Development Bank sebagai bagian dari inisiatif Global Gateway Uni Eropa.

Forum tersebut kembali menegaskan komitmen bersama Indonesia dan Eropa dalam membangun infrastruktur transportasi yang berkelanjutan, tangguh, dan berkualitas tinggi melalui kemitraan internasional yang dilandasi saling percaya.

Proyek SRRL Jadi Contoh Kolaborasi Indonesia-Eropa

Head of Cooperation Delegasi Uni Eropa untuk Indonesia Jerome Pons menyatakan Uni Eropa berkomitmen memperkuat konektivitas berkelanjutan melalui investasi strategis, alih teknologi, dan kemitraan jangka panjang dengan Indonesia.

Salah satu bentuk nyata kerja sama tersebut adalah proyek Surabaya Regional Railway Line (SRRL) yang menjadi kontribusi penting Jerman dalam pengembangan transportasi perkotaan di Indonesia.

Proyek yang dilaksanakan oleh KfW Development Bank itu memperoleh pendanaan sebesar 236 juta euro untuk tahap pertama.

Pendanaan tersebut digunakan untuk memodernisasi sekaligus mengelektrifikasi jalur komuter Surabaya-Sidoarjo guna mendukung terwujudnya sistem transportasi yang tangguh terhadap perubahan iklim.

Jerome Pons mengatakan, "Dalam proyek tersebut tentu kami menyediakan bantuan finansial, transfer teknologi, dan serta pelatihan sumber daya manusia agar proyek SRRL dapat berjalan dengan baik."

Bantuan dalam proyek SRRL meliputi dukungan pendanaan, transfer teknologi, serta pelatihan sumber daya manusia untuk memastikan pelaksanaan proyek berjalan sesuai rencana.

Penulis :
Leon Weldrick