HOME  ⁄  Nasional

Ledakan Mal Pascagempa di Kumamoto Tewaskan Tiga Orang, Operasi Penyelamatan Terus Berlangsung

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Ledakan Mal Pascagempa di Kumamoto Tewaskan Tiga Orang, Operasi Penyelamatan Terus Berlangsung
Foto: (Sumber :Foto ini, yang diambil pada 29 Juli 2026, menunjukkan AEON Mall Kumamoto yang rusak, sebuah kompleks perbelanjaan besar di Kota Kashima, Prefektur Kumamoto, Jepang. Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi mengatakan bahwa tiga orang telah dipastikan tewas setelah sebuah ledakan mengguncang pusat perbelanjaan di prefektur Kumamoto menyusul gempa bumi yang dahsyat. ANTARA/Xinhua/Jia Haocheng.)

Pantau - Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi menyatakan tiga orang dipastikan tewas setelah ledakan mengguncang AEON Mall Kumamoto di Prefektur Kumamoto, Jepang, yang terjadi setelah gempa bumi dahsyat melanda wilayah tersebut.

Korban Masih Terjebak di Lokasi

Takaichi mengatakan masih banyak orang yang terjebak di dalam AEON Mall Kumamoto yang berada di Kota Kashima sehingga operasi penyelamatan terus dilakukan.

Ia juga mengungkapkan beberapa orang masih dinyatakan hilang setelah cerobong asap di pabrik Nippon Paper di Kota Yatsushiro runtuh.

Menurut Takaichi, lebih dari 20 jam telah berlalu sejak gempa terjadi, namun masih ada korban yang menunggu untuk dievakuasi.

Sekitar 450 pusat evakuasi telah dibuka dan menampung sekitar 7.700 pengungsi, sementara cuaca panas diperkirakan terus berlanjut sehingga proses evakuasi kemungkinan berlangsung lebih lama.

Pemerintah Tambah Personel Penanggulangan Bencana

Takaichi mengatakan Pasukan Bela Diri Jepang (Self-Defense Forces/SDF) telah meningkatkan pengerahan personel menjadi sekitar 4.600 orang untuk mendukung penanggulangan bencana.

Ia menambahkan jumlah personel kepolisian yang dikerahkan juga ditingkatkan menjadi sekitar 2.000 petugas.

Sebelumnya, pemerintah Jepang mengonfirmasi sebanyak 13 orang meninggal dunia akibat gempa bermagnitudo 7,1 yang mengguncang Kumamoto pada Selasa (28/7) pukul 16.27 waktu setempat.

Sekretaris Kabinet Utama Jepang Minoru Kihara mengatakan selain 13 korban meninggal, termasuk kematian yang masih diselidiki keterkaitannya dengan gempa, pihak berwenang juga menerima laporan tujuh orang mengalami luka serius dan 29 orang lainnya mengalami luka ringan.

Penulis :
Ahmad Yusuf