
Pantau - Basarnas menyiagakan helikopter HR 36012 untuk mendukung evakuasi darurat apabila tim SAR menemukan korban baru dalam operasi hari ketujuh pencarian KMP Virgo Transport 8 di perairan Masalembo, Laut Jawa.
Kepala Kantor SAR Kelas A Banjarmasin I Putu Sudayana selaku SAR Mission Coordinator mengatakan unsur udara tetap disiagakan dengan fokus utama membantu proses evakuasi korban dari lokasi penemuan.
“Satu armada unsur udara standby untuk proses evakuasi apabila ada penemuan-penemuan korban,” ungkap I Putu.
Dukungan helikopter diperlukan mengingat wilayah operasi pencarian KMP Virgo Transport 8 memiliki cakupan yang cukup luas.
Pencarian Dibagi Empat Sektor
Pada hari ketujuh operasi SAR, pencarian menggunakan unsur laut dibagi menjadi empat sektor dengan total luas area sekitar 6.200 mil laut.
Sementara itu, unsur udara ditempatkan pada satu sektor, tetapi tidak difokuskan untuk melakukan penyisiran.
Helikopter lebih diprioritaskan sebagai sarana pendukung untuk mengevakuasi korban dari lokasi penemuan.
Dalam pencarian hari ketujuh, tim SAR juga menemukan satu liferaft atau rakit penolong dalam kondisi kosong.
Liferaft tersebut ditemukan saat KN SAR Wisanggeni 236 melakukan pencarian di sekitar wilayah operasi kecelakaan KMP Virgo Transport 8.
“Total liferaft yang ditemukan kurang lebih sembilan. Di Kalimantan Tengah ada enam dalam kondisi telah terdampar di pesisir wilayah Seruyan, Kalimantan Tengah, sisanya sekitar tiga di area bangkai kapal di Laut Jawa,” ungkap I Putu.
Dengan temuan tersebut, sekitar sembilan liferaft telah ditemukan selama berlangsungnya operasi pencarian.
Sebanyak enam liferaft ditemukan dalam kondisi terdampar di pesisir Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, sedangkan sekitar tiga lainnya ditemukan di sekitar area bangkai kapal di Laut Jawa.
126 Orang Masih Dicari
Hingga hari ketujuh operasi SAR pada Sabtu, 19 September 2026, pukul 13.00 WITA, Basarnas mengonfirmasi sebanyak 117 korban telah ditemukan.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 108 orang ditemukan selamat dan sembilan orang meninggal dunia.
Tim SAR masih melakukan pencarian terhadap 126 orang yang belum ditemukan dari total 243 orang yang tercatat dalam manifes KMP Virgo Transport 8.
KMP Virgo Transport 8 membawa 243 orang ketika berlayar dari Surabaya, Jawa Timur, menuju Banjarmasin, Kalimantan Selatan, sejak 12 September 2026.
Kapal tersebut kemudian dilaporkan mengalami cuaca buruk dan hilang kontak pada 13 September 2026 sekitar pukul 02.00 WITA.
KMP Virgo Transport 8 ditemukan pada hari yang sama dalam kondisi terbalik di perairan Masalembo, Laut Jawa.
- Penulis :
- Leon Weldrick




