
Pantau - Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menerima audiensi Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia-Persatuan Guru Republik Indonesia (IGTKI-PGRI) di kompleks parlemen, Jakarta, Kamis, dan berkomitmen menindaklanjuti berbagai aspirasi terkait kesejahteraan serta penguatan pendidikan anak usia dini.
Audiensi dihadiri Ketua Umum Pengurus Pusat IGTKI-PGRI Eka Putri Handayani beserta jajaran dan Anggota Komisi VI DPR RI Kawendra Lukistian.
Eka mengatakan IGTKI memiliki sekitar 350 ribu anggota yang tersebar di seluruh Indonesia.
“Alhamdulillah, kami sudah diterima dengan baik oleh Wakil Ketua DPR, Bapak Dasco. Tentunya kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak yang sudah mau menerima kami dengan baik,” ungkap Eka.
Ia menyampaikan mayoritas guru taman kanak-kanak masih berstatus honorer karena sebagian besar mengajar di bawah naungan TK swasta.
IGTKI berharap pemerintah dapat mempercepat pengangkatan guru TK menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) serta memperluas program inpassing bagi seluruh guru TK di Indonesia.
“Kami IGTKI PGRI mendukung semua program pemerintah, khususnya juga yang kaitannya dengan taman kanak-kanak adalah Wajib Belajar 13 Tahun dapat dicanangkan mulai dari taman kanak-kanak, yaitu TK B,” katanya.
Dewan Kehormatan IGTKI Suhendri juga mendorong DPR segera menyelesaikan Rancangan Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (RUU Sisdiknas).
Menurutnya, penyelesaian regulasi tersebut penting untuk memperkuat advokasi pendidikan agar anak-anak Indonesia memperoleh layanan pendidikan yang layak menuju Indonesia Emas 2045.
Ia juga meminta peningkatan kompetensi guru melalui pendidikan formal maupun nonformal diperluas, terutama bagi guru di daerah yang masih banyak berpendidikan terakhir SMA atau SMK.
“Memang sudah ada program pemerintah untuk peningkatan kompetensi melalui jalur S1, tapi kalau bisa dicanangkan lebih luas juga akan lebih baik,” ujarnya.
Suhendri turut mendorong perluasan program akreditasi hingga menjangkau lebih banyak taman kanak-kanak di berbagai daerah.
“Kami ucapkan terima kasih kepada pemerintah atas dukungannya terhadap guru-guru TK khususnya. Kami akan berjuang lebih keras lagi agar bisa nanti tercapai Indonesia Emas 2045,” katanya.
- Penulis :
- Aditya Yohan



