
Pantau - Wakil Ketua DPR RI Koordinator Bidang Ekonomi dan Keuangan (KOREKKU) Sari Yuliati memastikan anak-anak korban pengeroyokan yang meninggal dunia di Desa Sidatapa, Kabupaten Buleleng, Bali, tetap memperoleh hak atas pendidikan dan masa depan yang lebih baik melalui pemberian bantuan pendidikan hingga jenjang perguruan tinggi.
DPR Salurkan Bantuan untuk Keluarga Korban
Sari Yuliati bersama Anggota DPR RI Daerah Pemilihan Bali Gde Sumarjaya Linggih mendatangi rumah keluarga korban pada Rabu (29/7/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan untuk memberikan santunan, perlengkapan sekolah, serta memastikan keberlangsungan pendidikan anak-anak korban.
Sari mengungkapkan, "Bagi kami, anak-anak tidak boleh menjadi korban dari sebuah peristiwa yang tidak mereka lakukan. Mereka tetap memiliki hak untuk bersekolah, bermimpi dan meraih masa depan yang lebih baik. Karena itu kami hadir untuk memastikan pendidikan mereka tetap berlanjut hingga perguruan tinggi."
Menurutnya, bantuan pendidikan tersebut merupakan bentuk kepedulian agar anak-anak korban tetap memiliki kesempatan meraih cita-cita meski kehilangan sosok ayah akibat peristiwa tragis tersebut.
Ia juga menilai pemulihan psikologis anak sama pentingnya dengan bantuan ekonomi agar mereka dapat tumbuh secara sehat, baik secara mental maupun sosial.
Sari mengatakan, "Kita ingin mereka tumbuh menjadi generasi yang kuat, percaya diri, dan tetap memiliki cita-cita. Jangan sampai tragedi ini menghancurkan masa depan mereka. Pendidikan adalah investasi terbaik untuk memutus rantai kesedihan yang mereka alami hari ini."
Imbau Masyarakat Tidak Main Hakim Sendiri
Sari menegaskan bahwa kasus yang menewaskan korban harus menjadi pelajaran agar masyarakat tidak melakukan tindakan main hakim sendiri.
Ia mengatakan, "Kalaupun seseorang diduga melakukan kesalahan atau tindak pidana, jangan pernah mengambil tindakan sendiri. Serahkan kepada aparat penegak hukum. Main hakim sendiri hanya akan melahirkan korban baru dan meninggalkan luka yang panjang bagi keluarga terutama anak-anak."
Ia juga mengapresiasi langkah kepolisian yang telah mengusut kasus tersebut dan mengamankan para tersangka untuk diproses sesuai ketentuan hukum.
Sari menegaskan, "Yang paling penting hari ini bukan hanya soal menghukum pelaku pengeroyokan, tetapi memastikan anak-anak yang ditinggalkan tetap memiliki masa depan. Mereka harus tumbuh dengan penuh kasih sayang, memperoleh pendidikan yang layak, dan menjadi generasi penerus bangsa yang berkualitas. Itulah wujud nyata kehadiran Negara di tengah masyarakat."
- Penulis :
- Ahmad Yusuf



