HOME  ⁄  Nasional

Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 Kedepankan Patroli Humanis untuk Bangun Kepercayaan Masyarakat di Distrik Muara

Oleh Leon Weldrick
SHARE   :

Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 Kedepankan Patroli Humanis untuk Bangun Kepercayaan Masyarakat di Distrik Muara
Foto: Satgas ODC saat berbagi buat kepada masyarakat di Distrik Muara, Puncak Jaya, Jumat 31/7/2026 (sumber: Humas Satgas Damai Cartenz)

Pantau - Satgas Operasi Damai Cartenz (ODC) 2026 mengedepankan patroli humanis di Distrik Muara, Kabupaten Puncak Jaya, Papua Tengah, sebagai upaya membangun rasa aman sekaligus memperkuat hubungan antara aparat keamanan dan masyarakat.

Patroli Humanis Perkuat Komunikasi dengan Warga

Kepala Operasi Damai Cartenz 2026 Irjen Pol. Faizal Ramadhani mengatakan kehadiran personel di tengah masyarakat tidak hanya untuk menjaga situasi keamanan tetap kondusif, tetapi juga membangun komunikasi dan kepercayaan dengan warga.

Ia mengungkapkan, "Kehadiran Satgas Operasi Damai Cartenz di tengah masyarakat tidak hanya untuk memastikan situasi keamanan tetap terjaga, tetapi juga untuk membangun komunikasi dan kepercayaan. Interaksi langsung seperti ini penting agar personel dapat mendengar dan memahami kondisi masyarakat secara lebih dekat."

Menurut Faizal Ramadhani, pendekatan humanis merupakan bagian penting dalam pelaksanaan Operasi Damai Cartenz.

Ia menegaskan keamanan tidak hanya diwujudkan melalui pengamanan, tetapi juga dibangun melalui hubungan yang baik antara aparat dan masyarakat.

Ia mengatakan, "Kami ingin masyarakat merasakan kehadiran aparat. Karena itu, kami terus mendorong personel untuk menjalankan tugas dengan mengedepankan sikap humanis, santun, dan menghormati masyarakat."

Dalam patroli tersebut, personel Satgas ODC menyambangi warga di Distrik Muara untuk berdialog secara langsung, mendengarkan kondisi dan aspirasi masyarakat, serta membagikan buah-buahan sebagai bentuk kepedulian kepada warga.

Interaksi Sederhana Dinilai Bangun Rasa Saling Percaya

Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz 2026 Kombes Pol. Adarma Sinaga mengatakan interaksi sederhana memiliki arti penting dalam membangun hubungan antara aparat dan masyarakat.

Ia mengungkapkan, "Menyapa, berbincang, mendengarkan cerita masyarakat, hingga berbagi sesuatu yang sederhana merupakan bagian dari komunikasi yang memiliki arti penting. Dari interaksi seperti ini, masyarakat dapat mengenal personel lebih dekat, sementara personel juga dapat memahami kehidupan masyarakat yang ditemui."

Adarma Sinaga berharap seluruh personel Satgas ODC mampu menjaga keseimbangan antara pelaksanaan tugas pengamanan dan pendekatan kepada masyarakat agar tercipta situasi yang aman dan kondusif.

Salah seorang warga Distrik Muara, Markus Wenda, mengaku senang dengan kehadiran personel Satgas ODC yang tidak hanya melakukan patroli, tetapi juga berinteraksi langsung dengan masyarakat.

Markus Wenda mengatakan, "Kami senang bapak-bapak datang dan menyapa kami. Mereka mau berbicara dan bertanya bagaimana keadaan kami. Rasanya lebih dekat karena tidak hanya datang untuk patroli, tetapi juga mau berbicara dengan masyarakat."

Warga lainnya, Yuliana Kogeya, mengapresiasi perhatian personel Satgas ODC melalui pembagian buah-buahan kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian aparat.

Yuliana Kogeya mengatakan, “Kami berterima kasih karena sudah datang dan berbagi dengan kami. Buah yang diberikan memang sederhana, tetapi kami merasa diperhatikan. Kami berharap komunikasi seperti ini bisa terus dilakukan.”

Penulis :
Leon Weldrick