HOME  ⁄  Geopolitik

Meksiko Tangkap Bos Kartel yang Diduga Jadi Dalang Pembunuhan Wali Kota Uruapan

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Meksiko Tangkap Bos Kartel yang Diduga Jadi Dalang Pembunuhan Wali Kota Uruapan
Foto: (Sumber :Ilustrasi kekerasan di Meksiko. /ANTARA/Anadolu/py.)

Pantau - Pemerintah Meksiko menangkap Ramon Angel alias "El R1", pemimpin sel kriminal yang berafiliasi dengan Kartel Generasi Baru Jalisco (CJNG), karena diduga menjadi otak pembunuhan Wali Kota Uruapan Carlos Manzo di negara bagian Michoacan.

Penangkapan Bos Kartel

Menteri Keamanan Meksiko Omar Garcia mengumumkan penangkapan Ramon Angel melalui unggahan di platform media sosial X pada Kamis (30/7).

Operasi gabungan yang melibatkan kepolisian, pasukan khusus, dan militer berhasil menangkap Angel setelah berbulan-bulan penyelidikan dan kerja intelijen.

"Ramon Angel, alias El R1, yang diidentifikasi sebagai dalang di balik pembunuhan pengecut terhadap Wali Kota Uruapan Carlos Manzo, ditangkap setelah berbulan-bulan dilakukan kerja intelijen dan penyelidikan," ungkap Garcia.

Garcia mengatakan Angel merupakan salah satu eksekutor berpangkat tinggi dalam struktur kriminal CJNG sekaligus pemimpin sel bersenjata khusus.

"El R1 diidentifikasi sebagai pemimpin utama 'Los Rs,' salah satu sel kriminal paling brutal yang berafiliasi dengan CJNG, yang beroperasi di Apatzingan, Uruapan, dan Morelia di Michoacan, serta di Jalisco," ujar Garcia.

Ia menambahkan kelompok Los Rs terlibat dalam pemerasan, pembunuhan, dan perdagangan narkotika.

Pembunuhan Wali Kota Picu Kemarahan

Carlos Manzo dibunuh pada 1 November 2025 saat perayaan Day of the Dead di Michoacan.

Kasus tersebut memicu kemarahan masyarakat di seluruh Meksiko dan menjadi simbol kekerasan politik yang terjadi di negara itu.

Penyelidikan atas kasus tersebut berujung pada penangkapan 31 orang, termasuk anggota kartel dan personel pengamanan pribadi Manzo.

Selama menjabat sebagai Wali Kota Uruapan, Manzo dikenal menerapkan kebijakan tegas terhadap kejahatan terorganisasi dengan berjanji membebaskan wilayahnya dari pengaruh kartel narkotika di tengah konflik berkepanjangan antara kelompok kriminal dan aparat keamanan.

Penulis :
Aditya Yohan