HOME  ⁄  Nasional

KKP Alokasikan Rp10 Miliar untuk Pulihkan Sektor Perikanan Terdampak Bencana di Agam

Oleh Shila Glorya
SHARE   :

KKP Alokasikan Rp10 Miliar untuk Pulihkan Sektor Perikanan Terdampak Bencana di Agam
Foto: Foto: Sekretaris Jenderal Kementerian Kelautan dan Perikanan Andy Artha Donny Oktopura menyerah bantuan ekskavator kepada Bupati Agam Benni Warlis di Balai Latihan Kerja (BLK) Agam, Sabtu (1/8/2026). (Sumber: ANTARA/Yusrizal)

𝙋𝙖𝙣𝙩𝙖𝙪 - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengalokasikan dana sekitar Rp10 miliar untuk mempercepat rehabilitasi dan rekonstruksi sektor perikanan yang terdampak bencana di Kabupaten Agam, Sumatera Barat.

Bantuan tersebut disampaikan Sekretaris Jenderal KKP Andy Artha Donny Oktopura di Lubuk Basung, Sabtu (1/8/2026).

KKP Salurkan Ekskavator hingga Bantuan Perikanan

Bantuan yang diberikan meliputi satu unit alat berat ekskavator senilai Rp1,44 miliar, benih ikan, pakan ikan, cool box untuk 18 kelompok, 60 unit alat tangkap jaring insang, serta bantuan lainnya.

Andy mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah pusat dan daerah dalam mempercepat pemulihan sektor perikanan budidaya, perikanan tangkap, dan pengolahan ikan yang terdampak bencana.

"Menteri Kelautan dan Perikanan menugaskan saya dalam memastikan percepatan rekonstruksi dan operasionalisasi kegiatan budidaya, tangkap dan pengolahan yang ada di Sumbar, terutama Agam," ungkap Andy.

Ekskavator akan digunakan untuk membantu Pemerintah Kabupaten Agam dan para pembudidaya ikan memperbaiki saluran irigasi yang rusak serta kolam budidaya yang mengalami kerusakan sedang hingga berat.

Menurut Andy, kerusakan tersebut tidak dapat diperbaiki secara mandiri oleh masyarakat sehingga operasional alat berat menjadi tanggung jawab Pemerintah Kabupaten Agam.

Setelah saluran air dan kolam selesai direhabilitasi, KKP akan menyalurkan bantuan berupa benih ikan dan pakan ikan.

Berdasarkan data KKP, sebanyak 96 hektare lahan budidaya ikan di Agam rusak akibat banjir bandang dan kini telah siap untuk kembali dioperasikan.

Andy berharap bantuan tersebut dapat membuat pembudidaya ikan kembali berproduksi, nelayan kembali melaut, pelaku usaha pengolahan ikan kembali beroperasi, serta mempercepat pemulihan perekonomian masyarakat terdampak bencana.

Andy menegaskan seluruh bantuan diberikan tanpa pungutan biaya sebagai bentuk kehadiran pemerintah dalam membangkitkan kembali ekonomi masyarakat.

Pemkab Agam Segera Rehabilitasi Kolam Budidaya

Bupati Agam Benni Warlis mengatakan ekskavator akan segera dimanfaatkan untuk merehabilitasi kolam pembudidaya ikan yang tertimbun material banjir bandang di Kecamatan Tanjung Raya.

Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Agam akan mendata kolam yang telah selesai direhabilitasi maupun yang masih membutuhkan penanganan.

Kolam yang belum direhabilitasi akan segera dibersihkan menggunakan alat berat sebelum pembudidaya memperoleh bantuan bibit ikan dan pakan.

"Saya mengucapkan terimakasih kepada Presiden Prabowo Subianto yang telah mengalokasikan bantuan ke Agam dan masyarakat kembali bisa hidup normal," kata Benni.

Penulis :
Shila Glorya