
Pantau - Badan Pengusahaan (BP) Batam menyatakan Sekolah Terintegrasi Merah Putih akan memprioritaskan penerimaan siswa berprestasi sekaligus membuka jalur khusus bagi anak-anak dari wilayah hinterland, terutama Rempang dan Galang, untuk memperluas akses pendidikan berkualitas.
Prioritaskan Prestasi dan Kesempatan bagi Hinterland
Kepala BP Batam sekaligus Wali Kota Batam Amsakar Achmad mengatakan konsep Sekolah Terintegrasi Merah Putih berbeda dengan Sekolah Rakyat karena berfokus pada pengembangan sumber daya manusia unggul melalui seleksi berbasis prestasi.
"Anak-anak yang masuk ke sini adalah anak-anak yang berprestasi. Namun kami juga memberikan ruang bagi anak-anak di Rempang dan Galang untuk mendapatkan kesempatan khusus," ungkap Amsakar.
Sekolah tersebut akan dibangun di atas lahan sekitar 18,5 hektare dengan konsep pendidikan terintegrasi mulai dari jenjang SD, SMP, hingga SMA.
Amsakar menjelaskan pembangunan sekolah sepenuhnya dibiayai oleh pihak swasta melalui skema hibah kepada pemerintah setelah proyek selesai.
"Bukan pemerintah yang membangun atau membiayai. Saat ini masih dalam tahap perencanaan dan pematangan lahan. Setelah itu baru masuk tahap pembangunan," ujarnya.
Target Rampung 2028 dan Dikelola Pemerintah
BP Batam menargetkan pembangunan Sekolah Terintegrasi Merah Putih selesai pada akhir 2028 sehingga penerimaan peserta didik baru dapat dimulai pada tahun yang sama.
Amsakar menegaskan meski dibangun melalui dukungan swasta, pengelolaan sekolah sepenuhnya berada di bawah pemerintah.
"Lembaga ini bukan dikelola oleh swasta, tetapi dikelola oleh pemerintah. Nanti akan kami diskusikan lebih lanjut apakah di bawah BP Batam atau Pemerintah Kota Batam, tetapi tanggung jawabnya tetap pemerintah," tegasnya.
Selain pembangunan infrastruktur, pemerintah juga akan merekrut tenaga pendidik secara khusus untuk menjamin kualitas pendidikan di sekolah tersebut.
"Kami membutuhkan tenaga pendidik yang memiliki kompetensi dan kapasitas. Karena itu akan dilakukan rekrutmen tersendiri agar sekolah ini benar-benar diisi oleh guru-guru terbaik," tuturnya.
Sekolah Terintegrasi Merah Putih diharapkan menjadi pusat pengembangan sumber daya manusia unggul di Batam sekaligus memperluas akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak di kawasan luar daratan.
- Penulis :
- Gerry Eka



