
Pantau - Sarasehan Kebudayaan MPR RI bertema "Budaya dan Identitas Tau Samawa" di Sumbawa menegaskan bahwa identitas masyarakat Tau Samawa terbentuk melalui partisipasi sosial dan keterlibatan dalam kehidupan bermasyarakat, bukan semata-mata berdasarkan keturunan.
Akademisi Soroti Proses Pembentukan Identitas
Kegiatan yang difasilitasi Wakil Ketua Badan Penganggaran MPR RI Johan Rosihan itu menghadirkan budayawan Iqbal Sanggo dan akademisi Rusli Cahyadi sebagai narasumber.
Dalam paparannya, Rusli menjelaskan identitas Tau Samawa merupakan proses sosial yang terus dibangun melalui keterlibatan seseorang dalam kehidupan masyarakat.
Ia mengacu pada penelitian antropolog Peter R. Goethals mengenai Desa Rarak di Sumbawa yang menemukan sejumlah indikator seseorang diterima sebagai bagian dari komunitas, seperti hubungan kekerabatan, kepemilikan tanah, aktivitas pertanian, kegiatan keagamaan, hingga partisipasi dalam kewajiban sosial dan adat.
Rusli juga mengangkat konsep lokal "Satama Djiwa dalam Karang.. Nyenan" yang menggambarkan seseorang telah menjadi bagian dari komunitas melalui pengabdian, keterlibatan, dan pengakuan sosial.
MPR RI Dorong Pelestarian Nilai Budaya
Budayawan Iqbal Sanggo menilai budaya Tau Samawa harus menjadi sumber inspirasi dalam membangun masa depan, bukan sekadar warisan masa lalu.
Ia mengatakan nilai gotong royong, penghormatan terhadap adat, religiusitas, dan solidaritas sosial perlu terus diwariskan kepada generasi muda agar tetap relevan menghadapi tantangan globalisasi.
Sebagai fasilitator kegiatan, Johan Rosihan menegaskan MPR RI memandang kebudayaan sebagai bagian penting dalam penguatan karakter bangsa.
"Keberagaman budaya merupakan kekuatan bangsa Indonesia. MPR RI berkepentingan agar nilai-nilai lokal seperti yang dimiliki masyarakat Tau Samawa terus hidup dan menjadi bagian dari pembangunan karakter kebangsaan," ujarnya.
Sarasehan diikuti sekitar 150 peserta yang terdiri atas tokoh masyarakat, akademisi, budayawan, mahasiswa, dan pegiat budaya, serta diharapkan menjadi awal lahirnya kajian lanjutan mengenai identitas budaya Tau Samawa sebagai bagian dari kekayaan budaya nasional.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf



