HOME  ⁄  Nasional

Sopir Truk Korban Kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 Asal Tulungagung Dimakamkan di Kampung Halaman

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Sopir Truk Korban Kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 Asal Tulungagung Dimakamkan di Kampung Halaman
Foto: (Sumber :Jenazah korban kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2, Sari Sukoco (39), tiba di rumah duka di Kelurahan Tertek, Tulungagung, Jawa Timur, Senin (3/8/2026) malam. Korban merupakan warga Tulungagung yang meninggal dunia dalam insiden kebakaran kapal di perairan Madura dan selanjutnya dimakamkan di kampung halamannya. ANTARA/Dokumentasi pribadi.)

Pantau - Jenazah Sari Sukoco (39), sopir truk yang menjadi korban meninggal dunia dalam kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 di perairan Madura, dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kelurahan Tertek, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, setelah tiba di rumah duka pada Senin (3/8) malam.

Jenazah Tiba di Rumah Duka dan Dimakamkan

Jenazah korban tiba sekitar pukul 21.15 WIB menggunakan ambulans Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur dan disambut keluarga serta kerabat yang telah menunggu di rumah duka.

Rekan kerja korban yang selamat, Bambang Susilo, mengatakan dirinya bersama Sari Sukoco sedang melakukan perjalanan menuju Makassar, Sulawesi Selatan, untuk pengiriman dan pengambilan muatan menggunakan truk ekspedisi yang diangkut KMP Mutiara Sentosa 2.

"Korban merupakan sopir truk ekspedisi. Kami dalam perjalanan untuk mengambil barang di Makassar," ungkapnya.

Menurut Bambang, kebakaran terjadi tidak lama setelah para penumpang selesai sarapan.

Ia mengatakan api diduga berasal dari dek bawah kapal yang menjadi lokasi kendaraan angkutan barang.

Rekan Korban Kenang Detik-Detik Kebakaran

Saat kondisi semakin memburuk, Bambang mengaku sempat mengajak korban melompat ke laut setelah mengenakan pelampung.

"Saya sempat mengajak beliau melompat ke laut. Beliau hanya tersenyum dan mengangguk, kemudian saya lebih dulu melompat," ujarnya.

Bambang mengatakan setelah berada di laut, dirinya bersama penumpang lain menjauh dari kapal yang terbakar hingga akhirnya dievakuasi menggunakan kapal lain yang berada di sekitar lokasi.

Ia baru mengetahui rekannya tidak selamat setelah berada di kapal penyelamat.

Menurut Bambang, korban dikenal sebagai pribadi yang baik dan telah bekerja bersama dengannya selama sekitar delapan tahun.

"Beliau orangnya baik dan suka membantu. Beliau juga pernah bercerita berencana menikah tahun ini," katanya.

Keluarga kemudian melaksanakan prosesi pemakaman setelah jenazah tiba di rumah duka.

Penulis :
Ahmad Yusuf