
Pantau - Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad memastikan pelaksanaan berbagai program strategis nasional di wilayahnya berjalan baik hingga Agustus 2026, mulai dari Makan Bergizi Gratis, Koperasi Desa Merah Putih, Sekolah Rakyat, hingga Kampung Nelayan Merah Putih.
Capaian Program Strategis Nasional di Kepri
Ansar mengatakan Pemerintah Provinsi Kepri berkomitmen mendukung penuh pelaksanaan Astacita Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming melalui lima misi pembangunan daerah.
"Visi kami adalah mewujudkan Kepri yang maju, makmur, dan merata. Seluruh program pembangunan daerah juga diarahkan untuk mendukung percepatan pelaksanaan program strategis nasional," ungkapnya.
Untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG), hingga Juli 2026 jumlah penerima manfaat mencapai 594 ribu orang atau 87,47 persen dari target dengan dukungan 239 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tersebar di tujuh kabupaten dan kota.
Ansar mengatakan Pemprov Kepri terus berkoordinasi dengan Badan Gizi Nasional untuk mempercepat operasional dapur SPPG di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).
"Kami juga menekankan seluruh SPPG wajib memiliki sertifikat laik higiene sanitasi (SLHS) untuk menjamin kebersihan makanan dan mencegah risiko keracunan massal," ujarnya.
Selain itu, pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih telah mencapai 407 koperasi, dengan 271 koperasi telah memiliki lahan dan 136 lainnya masih dalam proses penyediaan lahan.
Sekolah Rakyat dan Kampung Nelayan Terus Dipercepat
Ansar menjelaskan program Sekolah Rakyat di Kepri saat ini telah memiliki 201 peserta didik yang tersebar di Kabupaten Natuna, Kota Tanjungpinang, dan Kabupaten Kepulauan Anambas.
Pemerintah daerah juga mempercepat proses lelang pembangunan Sekolah Rakyat permanen di tiga daerah tersebut serta di Kabupaten Bintan, Karimun, Lingga, dan satu Sekolah Rakyat tingkat Provinsi Kepri di Pulau Dompak.
"Termasuk satu Sekolah Rakyat tingkat Provinsi Kepri di Pulau Dompak, sudah dilakukan peninjauan dan dalam waktu akan segera dilelang oleh Kementerian Sosial," katanya.
Pada program Kampung Nelayan Merah Putih, Kepri mengusulkan 124 lokasi, dengan empat lokasi telah ditetapkan dan 82 lokasi selesai disurvei topografi oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan.
"Target kita dalam dua tahun ke depan, 100 titik kampung nelayan dapat terbangun di Kepri," ujarnya.
Ansar menegaskan seluruh organisasi perangkat daerah dan pemangku kepentingan diminta terus mengawal pelaksanaan program strategis nasional agar berdampak terhadap peningkatan ekonomi masyarakat melalui pembangunan infrastruktur, penciptaan lapangan kerja, dan perluasan akses logistik.
- Penulis :
- Aditya Yohan



