
Pantau - Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto membantah kabar bahwa Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih akan mematikan toko kelontong di desa maupun kelurahan, serta menegaskan informasi tersebut merupakan hoaks yang telah dilaporkan ke Mabes Polri.
Mendes Tegaskan Isu Penutupan Warung Adalah Hoaks
Yandri menyampaikan penegasan tersebut saat Seminar Koperasi Desa/Koperasi Merah Putih (KDKMP) di Makassar, Selasa (4/8/2026), sebagai respons terhadap narasi yang beredar di media sosial.
“Menutup warung-warung warga di desa adalah berita bohong atau hoaks. Informasi tersebut dibuat menggunakan kecerdasan buatan (AI), dan kami bersama Bapak Menko sudah melaporkannya ke Mabes Polri. Hal itu sama sekali tidak benar.” ungkapnya.
Ia juga membantah isu yang menyebut adanya larangan berdagang dalam radius dua kilometer dari koperasi.
“Demikian pula isu larangan berdagang dalam radius dua kilometer, itu juga tidak benar dan merupakan berita bohong.” ujarnya.
Menurut Yandri, Menko Pangan Zulkifli Hasan merupakan sosok yang berpihak kepada rakyat kecil dan pelaku UMKM sehingga tidak mungkin mendukung kebijakan yang merugikan warung-warung warga.
Kemendes Ajak Desa Luruskan Informasi
Seminar tersebut dihadiri sekitar 10 asosiasi desa di Sulawesi Selatan, di antaranya Apdesi Merah Putih, Apdesi, Papdesi, Aksi, Gema Desa Nuswantoro, Kompakdesi, Abpednas, dan DPN PPDI.
Yandri mengatakan Kemendes PDT memiliki kepentingan besar dalam pengembangan koperasi desa karena sumber daya yang digunakan berasal dari dana desa.
Ia mengajak seluruh kepala desa, anggota BPD, dan perangkat desa untuk membantu meluruskan informasi yang keliru kepada masyarakat.
“Saya memohon kepada seluruh kepala desa, anggota BPD, perangkat desa yang hadir di sini maupun yang mengikuti lewat siaran langsung, untuk sama-sama meluruskan informasi ini ke masyarakat luas. Mari kita jaga bersama agar tidak ada keraguan yang tidak berdasar.” ungkapnya.
Menurut Yandri, pengembangan Koperasi Desa Merah Putih bertujuan mendukung pemerataan ekonomi dan penurunan angka kemiskinan melalui pembangunan yang dimulai dari desa sesuai Asta Cita Presiden RI.
- Penulis :
- Aditya Yohan



