
Pantau - DPRD Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) melakukan kunjungan dalam daerah ke Sekolah Rakyat Terpadu (SRT) 1 Kulon Progo untuk mengawal optimalisasi pelaksanaan Program Sekolah Rakyat agar tepat sasaran bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu di wilayah tersebut.
DPRD Tekankan Akses Pendidikan yang Merata
Ketua Komisi D DPRD DIY Dwi Wahyu mengatakan pengawasan dilakukan untuk memastikan anak-anak usia sekolah yang menghadapi kendala sosial dan ekonomi memperoleh akses pendidikan yang layak dan berkelanjutan.
Ia mengungkapkan, "Kita harus memastikan bahwa anak-anak usia sekolah yang mengalami kendala sosial dan ekonomi di DIY mendapatkan akses pendidikan yang layak dan berkelanjutan."
Menurut Dwi Wahyu, Program Sekolah Rakyat merupakan langkah strategis untuk memberikan kesempatan pendidikan yang setara bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Ia menegaskan keberhasilan program harus diukur dari manfaat yang benar-benar dirasakan masyarakat sasaran.
Ia mengungkapkan, "Jangan sampai program yang baik ini tidak menyentuh mereka, yang benar-benar membutuhkan, karena persoalan data maupun koordinasi di lapangan."
Validasi Data Dinilai Menjadi Kunci Keberhasilan
Wakil Ketua Komisi D DPRD DIY Anton Prabu Semendawai mengatakan validasi data calon peserta didik menjadi faktor penting agar kuota Program Sekolah Rakyat dapat dimanfaatkan secara optimal.
Ia menilai kolaborasi seluruh pihak, terutama pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), diperlukan untuk memastikan bantuan pendidikan tepat sasaran.
Anton mengungkapkan, "Validasi data lapangan yang melibatkan pendamping PKH ini krusial agar kuota yang tersedia di setiap jenjang dapat terserap secara optimal dan tepat sasaran. Dengan data akurat, bantuan pendidikan benar-benar diterima anak-anak yang membutuhkan."
Berdasarkan data Kementerian Sosial, target kuota Program Sekolah Rakyat di DIY pada 2026 masing-masing mencapai 90 siswa untuk jenjang SD, SMP, dan SMA.
Selain itu, Sekolah Rakyat Sentra Terpadu Sonosewu di Kabupaten Bantul memperoleh alokasi masing-masing 60 siswa sebagai bagian dari pengembangan Program Sekolah Rakyat di DIY.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf



