
Pantau - Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI) mulai menyalurkan bantuan tambahan berupa bantuan isian hunian dan jaminan hidup kepada masyarakat terdampak bencana di enam kabupaten/kota di Provinsi Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyebut total bantuan tambahan yang disalurkan mencapai Rp435,327 miliar.
"Kemensos hari ini mulai menyalurkan bantuan tambahan untuk korban bencana Sumatra yang terjadi beberapa waktu lalu. Yang mana untuk bantuan isian hunian dan jaminan hidup totalnya mencapai Rp435.327.550 untuk tiga kabupaten/kota di Provinsi Aceh, dua kabupaten di Sumatra Utara, dan satu Kabupaten di Sumatra Barat," ungkap Gus Ipul.
Pernyataan tersebut disampaikan Gus Ipul saat melakukan kunjungan di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Sabtu malam.
Bantuan Disalurkan ke Enam Kabupaten/Kota
Tiga daerah penerima bantuan di Provinsi Aceh meliputi Kabupaten Aceh Utara, Kabupaten Nagan Raya, dan Kota Langsa.
Di Provinsi Sumatra Utara, bantuan disalurkan kepada masyarakat terdampak di Kabupaten Tapanuli Tengah dan Kabupaten Tapanuli Utara.
Sementara di Provinsi Sumatra Barat, bantuan diberikan kepada masyarakat terdampak di Kabupaten Lima Puluh Kota.
Gus Ipul merinci bantuan isian hunian diberikan kepada 107.609 kepala keluarga dengan alokasi dana yang dalam keterangan disebut mencapai Rp322.827.000 miliar.
Selain itu, Kemensos memberikan bantuan jaminan hidup atau jadup kepada 83.333 jiwa dengan total dana yang disebut mencapai Rp112.500.550 miliar.
Secara keseluruhan, bantuan tambahan berupa isian hunian dan jaminan hidup tersebut disebut mencapai Rp435,327 miliar.
Data Penerima Diverifikasi Sebelum Bantuan Disalurkan
Proses penyaluran bantuan diawali dengan pendataan calon penerima berdasarkan usulan pemerintah kabupaten/kota di provinsi yang terdampak bencana.
Pemerintah selanjutnya melakukan verifikasi dan validasi terhadap data calon penerima bantuan.
Hasil verifikasi dan validasi tersebut menjadi dasar pemerintah dalam menyalurkan bantuan kepada keluarga yang terdampak bencana.
Data calon penerima bantuan isian hunian juga dicocokkan dengan data masyarakat penerima bantuan jaminan hidup.
Pencocokan dilakukan agar bantuan dapat menjangkau keluarga terdampak yang masih menunggu penyaluran bantuan.
Kemensos menegaskan pemerintah pusat dan pemerintah daerah terus bekerja sama menangani dampak bencana sekaligus mendukung proses pemulihan masyarakat terdampak.
Gus Ipul berharap koordinasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dapat membantu mempercepat pemulihan masyarakat setelah bencana.
Dalam kunjungannya di Ngawi, Gus Ipul juga meninjau bangunan dan aktivitas Sekolah Rakyat Ngawi yang berada di Kecamatan Kasreman, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur.
- Penulis :
- Leon Weldrick




