HOME  ⁄  Nasional

Wamenpar Dorong 603 Lulusan Poltekpar Makassar Jadi Pelopor Pariwisata Berkelanjutan

Oleh Arian Mesa
SHARE   :

Wamenpar Dorong 603 Lulusan Poltekpar Makassar Jadi Pelopor Pariwisata Berkelanjutan
Foto: Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa saat sambutan pada Upacara Wisuda 603 wisudawan dan wisudawati Politeknik Pariwisata Makassar jenjang Diploma III dan Sarjana Terapan (Diploma IV) di Makassar, Sabtu 19/9/2026 (sumber: Kementerian Pariwisata)

Pantau - Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa mendorong lulusan Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Makassar menjadi pelopor pengembangan pariwisata berkelanjutan yang mampu menjaga alam dan budaya sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

Pesan tersebut disampaikan Ni Luh saat menghadiri Upacara Wisuda Poltekpar Makassar yang meluluskan 603 wisudawan dan wisudawati dari jenjang Diploma III dan Sarjana Terapan atau Diploma IV pada Sabtu.

"Dalam membangun pariwisata Indonesia, terapkan prinsip keberlanjutan dalam setiap karya. Pastikan kontribusi tersebut tidak hanya mendorong pertumbuhan, tetapi, juga melestarikan alam, merawat budaya, dan memberikan manfaat bagi masyarakat," ungkap Ni Luh.

Para lulusan Poltekpar diharapkan menjadi bagian dari generasi baru sumber daya manusia pariwisata yang kompeten, mampu beradaptasi dengan perubahan, serta berkontribusi meningkatkan kualitas dan daya saing pariwisata Indonesia di tingkat global.

Pertumbuhan Pariwisata Membutuhkan SDM Kompeten

Kebutuhan terhadap SDM pariwisata yang kompeten semakin penting seiring pertumbuhan sektor pariwisata nasional yang membuka berbagai peluang sekaligus menghadirkan tanggung jawab untuk memastikan manfaat industri semakin luas dirasakan masyarakat.

Sepanjang 2025, Indonesia mencatat 15,39 juta kunjungan wisatawan mancanegara dan 1,20 miliar perjalanan wisatawan nusantara.

Pada periode yang sama, sektor pariwisata Indonesia menghasilkan devisa sebesar 18,27 miliar dolar Amerika Serikat.

Pertumbuhan tersebut berlanjut pada semester I 2026 dengan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara mencapai 7,45 juta atau meningkat 5,71 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Pada semester I 2026, perjalanan wisatawan nusantara tercatat sebanyak 630,41 juta perjalanan, sedangkan devisa pariwisata mencapai 8,43 miliar dolar Amerika Serikat.

"Pariwisata masa depan bukan hanya tentang jumlah kunjungan, tetapi, juga bagaimana menghadirkan pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan. Karena itu, lulusan Politeknik Pariwisata diharapkan tidak hanya terampil, tetapi, juga tangguh, adaptif, berintegritas, dan mampu berkomunikasi lintas budaya," kata Ni Luh.

Para lulusan juga diminta terus belajar dan beradaptasi menghadapi perubahan industri pariwisata yang berlangsung cepat.

Kemampuan menerima masukan, memperbarui pengetahuan, memahami perkembangan teknologi, serta mengikuti perubahan kebutuhan wisatawan menjadi modal penting bagi lulusan untuk bertahan dan berkembang di industri pariwisata.

Kearifan Lokal Jadi Bekal Bersaing Global

Pesan kepada para lulusan turut dikaitkan dengan nilai luhur masyarakat Sulawesi Selatan, yakni sipakainge, sipakatau, dan sipakalebbi.

Nilai sipakainge, sipakatau, dan sipakalebbi mengandung semangat saling mengingatkan dalam kebaikan, saling memanusiakan, serta saling menghargai yang mencerminkan karakter keramahtamahan sebagai salah satu kekuatan pariwisata Indonesia.

Lulusan Poltekpar Makassar diminta tetap membumi dan berpegang pada akar budaya masing-masing dengan menjadikan identitas serta kearifan lokal sebagai kekuatan ketika berkiprah di tingkat nasional maupun internasional.

Ni Luh berpesan bahwa menjadi insan global tidak berarti meninggalkan jati diri karena nilai-nilai terbaik budaya Indonesia dapat dibawa untuk memberikan kontribusi kepada dunia.

"Jangan terburu-buru mengukur perjalanan sendiri dengan orang lain. Sebagaimana ketangguhan kapal Pinisi mengarungi samudra dunia, jadilah nakhoda-nakhoda andal yang membawa sektor kepariwisataan Indonesia semakin maju dan berdaya saing global," ungkap Ni Luh.

Ratusan Lowongan Disiapkan untuk Lulusan

Direktur Politeknik Pariwisata Makassar Herry Rachmat Widjaja mengatakan pihaknya terus memperkuat berbagai upaya untuk menjembatani lulusan dengan kebutuhan dunia industri.

Salah satu upaya tersebut dilakukan melalui Job Fair Politeknik Pariwisata Makassar pada 27–28 Agustus 2026 yang menghadirkan 307 posisi lowongan pekerjaan dari berbagai mitra industri.

Penyerapan lulusan Poltekpar Makassar menunjukkan perkembangan dengan 122 lulusan telah terserap dan aktif bekerja di berbagai sektor industri.

Sebanyak 374 lulusan lainnya tercatat aktif dalam bursa kerja dan memanfaatkan pameran bursa kerja untuk melamar berbagai posisi sesuai kompetensi mereka.

Selain memasuki dunia kerja, sebanyak 19 lulusan telah membangun unit usaha sendiri dan memilih menjadi wirausahawan mandiri.

Sementara itu, sebanyak 25 lulusan Poltekpar Makassar memilih melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Penulis :
Arian Mesa
FLOII 2026