
Pantau - BPJS Kesehatan meluncurkan Program Menabung Demi Iuran Jaminan Kesehatan Nasional (NADI JKN) melalui kolaborasi dengan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk untuk memfasilitasi pengemudi ojek online (ojol) menabung secara bertahap guna membayar iuran JKN bagi diri sendiri dan keluarganya.
Program tersebut pertama kali diterapkan kepada mitra pengemudi ojek online dengan tujuan meningkatkan keaktifan kepesertaan JKN sekaligus membantu pekerja informal membayar iuran melalui sistem tabungan.
Direktur Kepesertaan BPJS Kesehatan Akmal Budi Yulianto mengatakan, "Hari ini diawali dengan ojek online ya, jadi ketika mitra telah menyetujui itu akan dipotong sesuai dengan ketentuan yang disepakati, harapan kita sebanyak-banyaknya (pekerja informal dapat terkover). Ini kan mulai dengan mitra ojol ya, mungkin nanti kita akan menyasar nelayan, kemudian yang lain-lain, jadi mengakomodasi seluruh kelompok masyarakat."
Tahap Awal Diikuti 3.000 Mitra Ojol
Akmal menegaskan Program NADI JKN merupakan salah satu inovasi penting BPJS Kesehatan untuk meningkatkan jumlah peserta aktif JKN.
Ia mengungkapkan, "Memang hari ini diawali dengan 3.000 mitra yang sudah bergabung dalam program ini, jadi ini sudah diawali dengan cukup baik dengan skema pemotongan yang disesuaikan."
Pada tahap awal, sebanyak 3.000 mitra ojol telah bergabung dalam Program NADI JKN dengan skema pemotongan tabungan yang disesuaikan dengan pilihan dan ketentuan yang telah disepakati peserta.
Ke depan, BPJS Kesehatan berencana memperluas Program NADI JKN kepada kelompok pekerja informal lainnya, termasuk nelayan dan berbagai kelompok masyarakat lainnya.
Peserta Bebas Memilih Skema Menabung
Chief of Public Affair PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk Dyan Shinto Eko Nugroho menjelaskan peserta dapat memilih pola menabung harian, mingguan, maupun bulanan sesuai kebutuhan.
Ia mengatakan, "Dia (mitra ojol) diberi pilihan mau harian atau hanya delapan kali, jadi seminggu hanya dua kali. Jadi, kalau teman-teman bertanya kok besar banget Rp17.500 begitu, itu karena milihnya cuma delapan kali menabungnya, tetapi kalau mau menabung tiap hari boleh, kalau dihitung itu Rp7.000 per hari selama 20 hari, sudah mengkover seluruh anggota keluarga, misal bapak, ibu, sama dua anak."
Peserta dapat memilih menabung setiap hari selama 20 hari dengan setoran sekitar Rp7 ribu per hari atau delapan kali dalam sebulan dengan nominal sekitar Rp17.500 setiap setoran.
Skema tersebut dapat mengkover satu keluarga yang terdiri atas ayah, ibu, dan dua anak sehingga peserta dapat menyisihkan dana secara bertahap sesuai kemampuan.
Dikembangkan dengan Dua Skema Layanan
Program NADI JKN dikembangkan dalam dua skema layanan, yakni digital-kolektif dan konvensional-perorangan, untuk menjangkau berbagai kelompok masyarakat dengan karakteristik yang berbeda.
Pada skema digital-kolektif, peserta mendaftar melalui platform mitra berupa aplikasi digital maupun ekosistem komunitas yang telah bekerja sama dengan BPJS Kesehatan.
Peserta kemudian menabung secara berkala sesuai pilihan melalui fitur yang disediakan mitra hingga dana mencukupi untuk pembayaran iuran JKN.
Mitra selanjutnya membayarkan iuran JKN peserta melalui virtual account yang terhubung dengan sistem BPJS Kesehatan.
Sebelum peluncuran nasional, BPJS Kesehatan telah menguji coba Program NADI JKN di lima Kantor Cabang, yakni Jakarta Selatan, Pangkalpinang, Boyolali, Banyuwangi, dan Pare-Pare.
Dalam uji coba tersebut, BPJS Kesehatan menggandeng berbagai mitra, antara lain koperasi, BUMDes, dan lembaga masyarakat.
- Penulis :
- Shila Glorya



