
Pantau - Amerika Serikat melaporkan dua kematian pertama yang terkait dengan wabah siklosporiasis, infeksi pada usus halus, dengan kedua korban diketahui memiliki kondisi medis penyerta dan berasal dari negara bagian Michigan.
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (Centers for Disease Control and Prevention/CDC) menyatakan telah mengetahui adanya dua kematian yang berkaitan dengan wabah tersebut.
"CDC telah mengetahui adanya dua kematian terkait siklosporiasis pada individu-individu dengan kondisi medis penyerta asal Michigan sebagai bagian dari wabah ini," ungkap CDC.
CDC menyatakan akan memperbarui situs resminya dengan informasi mengenai jumlah kasus terkonfirmasi laboratorium, kasus rawat inap, dan kasus kematian.
Korban Memiliki Penyakit Penyerta
Departemen Kesehatan dan Layanan Masyarakat Michigan menyebut rekam medis menunjukkan kedua korban memiliki kondisi medis penyerta yang signifikan yang kemungkinan diperparah oleh siklosporiasis dan dehidrasi.
Pihaknya tidak merilis identitas maupun informasi rinci mengenai kedua korban.
Departemen tersebut menegaskan siklosporiasis umumnya tidak mengancam jiwa dan kasus kematian akibat penyakit ini tergolong jarang terjadi di Amerika Serikat.
Selada Masih Diduga Jadi Sumber Wabah
Departemen Kesehatan dan Layanan Masyarakat Michigan menyatakan penyelidikan wabah masih terus berlangsung.
Lembaga itu mengungkapkan, "Sementara penyelidikan masih berlangsung, informasi yang tersedia menunjukkan bahwa selada atau sayuran hijau berpotensi menjadi sumber wabah ini. Kendati demikian, bahan makanan lain tidak dapat dikesampingkan sepenuhnya. Belum ada jenis produk pertanian, petani, maupun pemasok tertentu yang telah diidentifikasi sebagai sumbernya."
Hingga kini, otoritas kesehatan masih menelusuri sumber pasti penyebaran wabah siklosporiasis tersebut.
- Penulis :
- Aditya Yohan
- Editor :
- Aditya Yohan



