
Pantau - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membekali warga Jakarta Pusat dengan keterampilan tata boga guna mendorong lahirnya pelaku usaha baru sekaligus meningkatkan pendapatan keluarga melalui sektor ekonomi kreatif dalam pelatihan yang digelar di RPTRA Pandawa, Tanah Tinggi, Johar Baru.
Pelatihan Tata Boga untuk Tingkatkan Peluang Usaha
Kepala Dinas Sosial DKI Jakarta Iqbal Akbaruddin mengatakan pelatihan yang diikuti 30 warga tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia agar memiliki daya saing dan peluang berwirausaha.
"Jadikan pelatihan ini untuk meningkatkan keterampilan dan keahlian sehingga dapat berpeluang membuka usaha kuliner," ungkap Iqbal.
Pelatihan tahap pertama berlangsung selama tiga hari.
Selain mendapatkan materi pelatihan, peserta juga menerima bantuan peralatan memasak sebagai modal awal untuk mendukung usaha kuliner.
"Peserta yang mengikuti pelatihan tata boga ini tidak sekadar mendapat ilmu, tapi juga menerima bantuan peralatan masak untuk berwirausaha," ujarnya.
Dukung Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat
Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta secara rutin menggelar pelatihan keterampilan tata boga bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Jakpreneur binaan Dinas Sosial maupun warga Jakarta sebagai bagian dari pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui peningkatan kompetensi dan keterampilan usaha.
Sementara itu, Wali Kota Jakarta Pusat Arifin mengatakan pelatihan tersebut dirancang untuk meningkatkan kemampuan warga sekaligus menambah penghasilan keluarga melalui usaha kuliner.
Peserta dibekali keterampilan membuat tiga produk, yakni rempeyek, terasi bawang, dan es lumut, yang dinilai memiliki peluang untuk dikembangkan menjadi usaha kuliner.
"Peserta mendapatkan ilmu cara memasak menu yang dapat dijadikan ide bisnis kuliner," ungkap Iqbal.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf



