HOME  ⁄  Nasional

Kemensos Jadwalkan Sekolah Rakyat Permanen Banjarbaru Beroperasi Mulai 15 Agustus 2026

Oleh Arian Mesa
SHARE   :

Kemensos Jadwalkan Sekolah Rakyat Permanen Banjarbaru Beroperasi Mulai 15 Agustus 2026
Foto: Kepala Sentra Budi Luhur Banjarbaru Kemensos Radna Dwi Sartika, selaku PIC Sekolah Rakyat Banjarbaru, memberikan keterangan di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Rabu 5/8/2026 (sumber: ANTARA/Tumpal Andani Aritonang)

Pantau - Kementerian Sosial (Kemensos) menjadwalkan Sekolah Rakyat (SR) permanen di Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, mulai beroperasi pada 15 Agustus 2026 setelah menyiapkan sarana pendukung untuk pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi siswa jenjang SD, SMP, dan SMA.

Operasional Dimulai dengan Fasilitas yang Telah Siap

Kepala Sentra Budi Luhur Banjarbaru Kemensos sekaligus PIC Sekolah Rakyat Banjarbaru, Radna Dwi Sartika, mengatakan operasional SR permanen akan dilakukan dengan memanfaatkan fasilitas yang telah siap digunakan.

Ia mengungkapkan, "Untuk SR permanen sendiri yang ada di Kota Banjarbaru saat ini sedang berproses. Kami sedang menyiapkan sarana prasarana yang fungsional untuk pelaksanaan MPLS."

MPLS bagi siswa seluruh jenjang akan dipusatkan di kompleks gedung SD karena menjadi fasilitas yang paling siap digunakan dibandingkan bangunan untuk jenjang lainnya.

Kompleks gedung SD dipilih karena memiliki kapasitas ruang kelas yang memadai untuk menampung kegiatan MPLS seluruh jenjang.

Radna mengatakan, "Kompleks SD memiliki kapasitas ruang kelas yang memadai untuk menampung kegiatan MPLS seluruh jenjang karena setiap lokal memiliki 14 ruang kelas yang dapat dimanfaatkan selama masa pengenalan lingkungan sekolah."

Penyelesaian pembangunan pada sejumlah bagian kawasan sekolah masih terus berlangsung meskipun operasional akan dimulai.

Penyesuaian Jadwal dan Tahap Pembelajaran

Jadwal operasional pada 15 Agustus 2026 merupakan hasil penyesuaian dari rencana sebelumnya yang sempat ditetapkan pada 14 Juli 2026 dan kemudian bergeser menjadi 31 Juli 2026.

Kedua jadwal tersebut belum dapat direalisasikan karena kondisi lapangan belum mendukung kegiatan siswa.

Penyesuaian jadwal dilakukan dengan mempertimbangkan faktor keselamatan peserta didik akibat masih adanya aktivitas pembangunan yang menimbulkan debu proyek dan mobilitas alat berat di kawasan sekolah.

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sekitar lokasi SR permanen Banjarbaru juga menjadi perhatian karena asap dan debu dinilai belum menciptakan lingkungan belajar yang kondusif.

Kesiapan asrama menjadi salah satu prioritas utama sebelum siswa menempati SR permanen Banjarbaru.

Secara fisik bangunan asrama hampir selesai dibangun meskipun sejumlah fasilitas pendukung masih dalam tahap penyempurnaan.

Penyempurnaan fasilitas meliputi pemasangan teralis pada jendela sebagai bagian dari penguatan aspek keselamatan siswa.

Penyempurnaan juga mencakup pemasangan kasa nyamuk untuk mendukung kesehatan peserta didik selama mengikuti pendidikan berasrama.

Setelah MPLS berlangsung selama dua minggu, kegiatan pembelajaran akan memasuki tahap berikutnya berupa masa matrikulasi.

Radna mengatakan, “Setelah MPLS selama dua minggu, kegiatan pembelajaran di SR permanen Banjarbaru akan dilanjutkan dengan masa matrikulasi sebagai tahap penyesuaian siswa terhadap sistem pendidikan di sekolah tersebut.”

Penulis :
Arian Mesa