
Pantau - Pembangunan Gedung Laboratorium Smart System and Integrated Technologies (L-SSIT) Universitas Udayana di Bali telah mencapai progres 47,11 persen, dengan PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) sebagai kontraktor pelaksana yang menangani seluruh pekerjaan konstruksi hingga instalasi Mechanical, Electrical, and Plumbing (MEP).
WSBP mengerjakan proyek mulai dari pekerjaan persiapan, galian dan tanah, struktur, arsitektur, hingga MEP dengan mengedepankan mutu, keselamatan kerja, dan ketepatan waktu pelaksanaan.
Kepala Divisi Corporate Secretary WSBP Fandy Dewanto mengungkapkan, "Kami memastikan setiap tahapan pembangunan Gedung Laboratorium L-SSIT berjalan sesuai target dengan tetap mengedepankan standar mutu, keselamatan kerja, dan ketepatan waktu. Progres yang telah dicapai menjadi bagian dari komitmen WSBP untuk menghadirkan hasil konstruksi yang berkualitas dan memenuhi kebutuhan pengguna."
Gedung laboratorium empat lantai tersebut dirancang untuk mendukung transformasi digital pendidikan melalui penyediaan fasilitas pembelajaran dan penelitian modern.
Laboratorium itu juga diproyeksikan menjadi pusat pengembangan smart system dan teknologi terintegrasi, sekaligus memperkuat kapasitas Universitas Udayana dalam pengamanan data center, riset, dan pengembangan teknologi.
Saat ini pekerjaan difokuskan pada penyelesaian struktur rangka atap, pekerjaan arsitektur, serta instalasi MEP.
WSBP menargetkan penyelesaian ruang server pada Agustus 2026 sebagai salah satu tonggak penting untuk mendukung kesiapan operasional laboratorium.
Fandy mengungkapkan, "Melalui proyek ini, WSBP tidak hanya membangun sebuah gedung, tetapi juga menghadirkan infrastruktur yang diharapkan mampu mendukung pengembangan riset, inovasi, dan transformasi digital pendidikan di Indonesia."
WSBP menyatakan pelaksanaan proyek dilakukan dengan menerapkan prinsip tata kelola perusahaan yang baik guna menghadirkan infrastruktur yang berkualitas, tepat sasaran, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
- Penulis :
- Aditya Yohan



