
Pantau - Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat persatuan, menjaga kebersamaan, serta menyikapi dinamika informasi dan demokrasi secara bijak untuk menjaga stabilitas nasional.
Ia menegaskan kekuatan Indonesia tidak hanya bertumpu pada sumber daya alam, tetapi juga pada persatuan, kebersamaan, dan semangat gotong royong seluruh rakyat.
Persatuan Jadi Kekuatan Bangsa
Dudung mengungkapkan, “Saya meyakini bahwa kekuatan bangsa ini tidak hanya terletak pada sumber daya yang kita miliki, tetapi terutama pada persatuan, kebersamaan, dan semangat gotong royong seluruh anak bangsa.”
Ia juga mengingatkan prajurit TNI dan anggota Polri agar terus menjaga amanah serta kepercayaan masyarakat.
Menurutnya, aparat keamanan berasal dari rakyat dan menjalankan tugas sepenuhnya untuk mengabdi kepada masyarakat.
Dudung menilai keterikatan emosional dan historis antara rakyat dengan TNI dan Polri harus terus dipelihara sebagai fondasi menjaga persatuan bangsa.
Bijak Hadapi Informasi di Era Digital
Menghadapi derasnya arus informasi di media sosial, Dudung mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh isu yang belum jelas kebenarannya.
Ia meminta masyarakat membiasakan melakukan fact-checking dan memastikan kredibilitas sumber sebelum menyebarkan kembali suatu informasi.
Dudung juga mengajak masyarakat menghindari penyebaran hoaks maupun narasi provokatif yang berpotensi mengganggu kondusivitas nasional.
Terkait perbedaan pandangan politik maupun sosial, ia menegaskan perbedaan merupakan bagian dari kehidupan demokrasi yang sehat dan tidak boleh memecah persatuan bangsa.
Dudung mengatakan, “Perbedaan pendapat adalah hal yang wajar dalam kehidupan demokrasi. Namun, marilah kita menyikapinya dengan kepala dingin, saling menghormati, saling mengingatkan dengan cara yang santun, serta bersama-sama menjaga stabilitas nasional, persatuan dan kesatuan.”
- Penulis :
- Ahmad Yusuf



