HOME  ⁄  Nasional

Asal Usul Ratusan Senjata di Sekolah Swasta Jakarta Selatan Terungkap, Diklaim untuk Ekskul Menembak

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Asal Usul Ratusan Senjata di Sekolah Swasta Jakarta Selatan Terungkap, Diklaim untuk Ekskul Menembak
Foto: (Sumber :Sekolah dengan temuan 995 pucuk senjata, amunisi, aksesori senjata, alat pembuat peluru, VCD porno hingga barang yang diduga narkotika jenis sabu dan ganja, Jakarta, Jumat (7/8/2026). ANTARA/Luthfia Miranda Putri..)

Pantau - Ratusan senjata yang ditemukan di sebuah sekolah swasta di kawasan Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, diklaim merupakan perlengkapan legal untuk kegiatan ekstrakurikuler menembak dan panahan yang telah disimpan sejak 2021.

Senjata Diklaim Berizin dan Untuk Kegiatan Olahraga

Direktur Utama PT Lokta Karya Persatuan Menembak Indonesia (Perbakin) Alhadid Endar mengatakan seluruh senjata tersebut memiliki izin resmi dan bukan senjata api ilegal.

Ia mengungkapkan, "Itu senjatanya legal. Itu bukan senjata sebetulnya, airsoft buat olahraga, buat ekskul menembak dan panahan di sekolah itu."

Alhadid yang juga menjadi kuasa hukum mantan Ketua Yayasan Sekolah Swasta berinisial IWD menjelaskan temuan 995 pucuk senjata di ruangan sekolah merupakan aset milik PT Lokta Karya Perbakin yang memiliki Surat Izin SI/5483-XII/2008 dari Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Ia mengatakan perlengkapan tersebut telah disimpan di lingkungan sekolah sejak 2021 dan keberadaannya diketahui oleh pembina yayasan.

Menurutnya, perlengkapan itu dipersiapkan untuk mendukung kegiatan ekstrakurikuler serta menghadapi perlombaan Pekan Olahraga Nasional (PON) dan South East Asia Shooting Association (SEASA).

Alhadid mengatakan, "Nah, itu semuanya kita ada izinnya dan yang menarik malah sebetulnya ini kenapa baru sekarang ini kok dibesar-besarkan, ya kan? Kita sudah di sana dari tahun 2021 itu buat persiapan ekskul."

Ia menambahkan kegiatan ekstrakurikuler akhirnya tidak terlaksana setelah pembina yayasan, Jenderal Suryo, meninggal dunia.

Ia mengungkapkan, "Jadi dulu itu mau dipakai ekskul tapi karena Jenderal Suryo-nya meninggal, ya akhirnya kita enggak jadi ekskul itu."

Polisi Masih Lanjutkan Penyelidikan

Polres Metro Jakarta Selatan membenarkan temuan sejumlah senjata api dan airsoft gun di salah satu ruangan bekas Kepala Yayasan berinisial IWD di sekolah swasta tersebut.

Selain 995 pucuk senjata, polisi juga menemukan amunisi, aksesori senjata, alat pembuat peluru, VCD pornografi, serta barang yang diduga narkotika jenis sabu dan ganja.

Polisi menerima laporan masyarakat terkait temuan itu pada 15 Juli 2026 dan telah membuat Laporan Polisi Model A sebagai dasar penanganan awal sebelum penyelidikan dilanjutkan.

Penulis :
Aditya Yohan