
Pantau - Presiden Prabowo Subianto meresmikan peluncuran 10 buku karya Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia dalam acara bertema 10 Karya Nyata untuk Negeri: Setengah Abad Bahlil Lahadalia di Jakarta, Jumat (7/8/2026), serta menyebut perjalanan karier Bahlil dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda.
Prosesi peresmian ditandai dengan penandatanganan halaman pertama replika buku berukuran besar oleh Presiden Prabowo Subianto.
Setelah penandatanganan, Presiden Prabowo dan Bahlil Lahadalia berfoto bersama di atas panggung.
Acara tersebut dihadiri sejumlah pejabat negara, termasuk Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad dan jajaran menteri Kabinet Merah Putih.
Presiden Puji Karya dan Kinerja Bahlil
Dalam sambutannya, Presiden Prabowo mengomentari peluncuran buku-buku karya Bahlil Lahadalia.
"Saya kira karier Beliau (Bahlil, red.), sepak terjang Beliau dapat menjadi inspirasi bagi banyak generasi muda," ungkap Presiden Prabowo.
Presiden juga mengaku belum mengenal Bahlil terlalu lama.
Meski demikian, Presiden menilai Bahlil merupakan sosok yang cerdas dan memiliki banyak kelebihan.
Presiden Prabowo turut memuji kinerja Bahlil sebagai Menteri ESDM serta mengapresiasi Pertamina dalam mengelola sektor energi nasional.
"Menteri ESDM dan Pertamina bagus mengelola energi kita, kita bisa menjaga BBM yang disubsidi masih tidak kita naikkan, walau banyak negara lain sudah agak panik, Indonesia masih cool, masih tenang," ujar Presiden Prabowo.
Buku Ditujukan sebagai Referensi Berbagai Kalangan
Sebanyak 10 buku yang diluncurkan mendokumentasikan pemikiran, pengalaman, dan perjalanan hidup Bahlil Lahadalia.
Bahlil berharap buku-buku tersebut dapat menjadi referensi bagi birokrat.
Selain itu, buku-buku tersebut juga ditujukan sebagai referensi bagi mahasiswa, pelaku usaha, kalangan akademisi, dan para peneliti.
Sebelum Presiden Prabowo memberikan sambutan, CEO Danantara Rosan Perkasa Roeslani dan Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan lebih dahulu menyampaikan sambutan.
Luhut mengucapkan selamat kepada Bahlil yang merayakan ulang tahun ke-50 pada tahun ini.
"Selamat ulang tahun lagi yang ke-50 Pak Bahlil, setengah abad. Jadi, ini orang lain biasanya mulai pelan-pelan, Pak Bahlil telah menulis hampir 400 halaman. Saya kaget juga lihat jumlahnya," kata Luhut.
Luhut mengatakan dirinya mengenal Bahlil sebagai sosok yang bekerja keras dan memiliki energi kerja yang besar.
"Tetapi, memang begitulah yang saya kenal mengenai Pak Bahlil. Orang yang kerja keras, energinya, Bapak Presiden, seperti smelter, jalan 24 jam tidak boleh berhenti. Kalau berhenti, harganya mahal," ujar Luhut.
- Penulis :
- Leon Weldrick



