
Pantau - Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta meluncurkan program Pelopor KITA atau Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jakarta untuk meningkatkan kesadaran masyarakat serta memperkuat budaya tertib dan keselamatan berlalu lintas di Ibu Kota.
Peluncuran program berlangsung di kawasan Bundaran HI, Jakarta, Minggu (9/8/2026), dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat yang berperan dalam aktivitas transportasi sehari-hari.
Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Budi Awaluddin mengatakan program tersebut mengedepankan kolaborasi berbagai pihak untuk menciptakan sistem transportasi yang lebih aman dan tertib.
"Program ini bertujuan meningkatkan kesadaran dan budaya tertib berlalu lintas melalui kolaborasi berbagai pemangku kepentingan guna mewujudkan sistem transportasi yang aman, tertib dan berkeselamatan di Provinsi DKI Jakarta," kata Budi.
Pelopor KITA Libatkan Pelajar hingga Pengemudi Ojol
Dishub DKI melalui Pelopor KITA ingin membangun kesadaran bahwa keselamatan lalu lintas bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan aparat, tetapi juga seluruh pengguna jalan.
Program edukasi keselamatan berlalu lintas tersebut memiliki empat pilar yang menyasar kelompok masyarakat dengan peran berbeda dalam ekosistem transportasi Jakarta.
"Program Pelopor Kita Jakarta memiliki empat pilar utama. Pilar pertama adalah Pelajar Pelopor yang menyasar generasi muda dan lingkungan pendidikan. Pilar kedua adalah Ojol Pelopor Jakarta yang melibatkan pengemudi ojek online sebagai bagian penting dari ekosistem mobilitas perkotaan," jelas Budi.
Pilar ketiga menyasar awak angkutan umum teladan, sedangkan pilar keempat merupakan kategori khusus bagi unsur lain yang dinilai memberikan kontribusi terhadap keselamatan lalu lintas dan angkutan di Jakarta.
Peluncuran program ditandai dengan pemakaian rompi pelopor kepada enam perwakilan nominasi Pelopor KITA Jakarta.
Sebanyak 726 Orang Ikuti Seleksi
Budi mengatakan antusiasme masyarakat terhadap Pelopor KITA cukup tinggi dengan sebanyak 726 orang telah mendaftarkan diri untuk mengikuti proses seleksi.
"Yang sudah daftar Pak Gubernur, sebanyak 726 orang yang akan kita seleksi menjadi awak-awak terbaik di Provinsi DKI Jakarta," ujar Budi.
Dishub DKI berharap proses seleksi menghasilkan figur yang memahami keselamatan berlalu lintas sekaligus mampu menjadi teladan bagi masyarakat di lingkungan masing-masing.
Pelajar diharapkan menjadi agen perubahan di sekolah dan keluarga, sedangkan pengemudi ojek online dapat memberikan contoh berkendara yang aman dan tertib.
Awak angkutan umum juga diharapkan mampu menunjukkan standar pelayanan dan perilaku berlalu lintas yang baik kepada masyarakat.
Peluncuran Pelopor KITA dilakukan bersamaan dengan peluncuran Call Center Dishub DKI Jakarta 1500813 serta layanan Transjakarta rute khusus Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) Ancol.
- Penulis :
- Gerry Eka



