HOME  ⁄  Nasional

Titik Api Karhutla Gunung Bromo di Probolinggo Padam, Petugas Fokus Tangani Kebakaran di Pasuruan

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Titik Api Karhutla Gunung Bromo di Probolinggo Padam, Petugas Fokus Tangani Kebakaran di Pasuruan
Foto: (Sumber :Pantauan petugas BPBD Probolinggo yang memantau kondisi karhutla di P30 sudah tidak ada titik api pada Rabu (12/8/2026). ANTARA/HO-BPBD Probolinggo.)

Pantau - Titik api kebakaran hutan dan lahan di kawasan Gunung Bromo yang masuk wilayah Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, telah padam pada Rabu (12/8/2026), sementara petugas kini fokus menangani satu titik api yang masih menyala di kawasan Dingklik, Kabupaten Pasuruan.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo Oemar Sjarief mengatakan titik api di kawasan P30, Kecamatan Sumber, sudah tidak terlihat.

"Alhamdulillah informasi yang kami dapat bahwa di kawasan P30, Kecamatan Sumber, Kabupaten Probolinggo sudah tidak terlihat titik api dan yang masih menyala di kawasan Dingklik, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan," kata Oemar.

Dari total 34 titik api yang sebelumnya terpantau, kini tersisa satu titik di kawasan Dingklik yang belum berhasil dipadamkan.

Petugas Fokus Padamkan Titik Api di Pasuruan

Pemadaman sebelumnya difokuskan pada dua titik api di P30 dan Dingklik karena lokasi kebakaran berada di tebing yang sulit dijangkau petugas secara manual.

Petugas menggunakan metode water bombing dengan mengerahkan tiga helikopter untuk menjangkau lokasi kebakaran tersebut.

"Semua potensi dari BPBD sudah diturunkan mulai dari kendaraan Damkar dari Surabaya, Malang, Nganjuk, Jombang, Kabupaten/Kota Pasruan, Mojokerto, dan Probolinggo untuk fokus di Pasuruan," tutur Oemar.

Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto sebelumnya menargetkan seluruh kebakaran hutan dan lahan di Gunung Bromo dapat dipadamkan paling lambat Jumat (14/8/2026).

"Titik api di kawasan P30 Kecamatan Sumber, Kabupaten Probolinggo serta wilayah Dingklik di Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan terpantau kondisi medan yang berupa tebing dan sulit dijangkau membuat pemadaman secara manual menghadapi kendala," kata Suharyanto.

Karhutla Bromo Berdampak pada Sekitar 889 Hektare

Suharyanto mengatakan luas kawasan yang terdampak karhutla Bromo hingga Selasa (11/8/2026) mencapai sekitar 889 hektare.

"Total luas kawasan yang terdampak karhutla Bromo hingga Selasa (11/8) mencapai sekitar 889 hektare. Area terbakar tersebut tersebar di empat wilayah, yakni Kabupaten Probolinggo, Lumajang, Malang dan Pasuruan," katanya.

Tim gabungan terus melakukan pemadaman di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru dan berupaya mencegah munculnya titik api baru.

Masyarakat juga diimbau tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran di kawasan tersebut.

Penulis :
Aditya Yohan