
Pantau - Tim 10 Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro (Undip) menggandeng Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan ibu-ibu PKK untuk menggagas pembentukan Bank Sampah Dena Lestari Berdaya di Desa Denasri Wetan, Kabupaten Batang, Jawa Tengah.
Program tersebut diarahkan untuk mengatasi persoalan sampah sekaligus membangun kebiasaan masyarakat memilah sampah dari rumah agar material yang masih bernilai dapat dimanfaatkan secara ekonomi.
Koordinator Tim 10 KKN Undip Jadev Abrar mengatakan keterlibatan BUMDes dan PKK sejak awal diharapkan membuat program tetap berjalan setelah kegiatan KKN berakhir.
"Kami ingin masyarakat tidak melihat sampah hanya sebagai sesuatu yang harus dibuang, tetapi juga sebagai sesuatu yang bisa dipilah dan memiliki nilai. Karena itu, sejak awal kami melibatkan BUMDes dan PKK agar program ini bisa terus berjalan," katanya.
Bank Sampah Didorong Jadi Wadah Pemberdayaan
Jadev berharap Bank Sampah Dena Lestari Berdaya dapat mendorong masyarakat membiasakan pemilahan dan pengolahan sampah mulai dari tingkat rumah tangga.
Pemilahan dari sumber memungkinkan sampah yang masih mempunyai nilai ekonomi disalurkan dan dikelola secara lebih optimal.
"Harapannya, setelah KKN selesai, masyarakat tetap konsisten memilah sampah dari rumah. Bank sampah ini bukan hanya tempat menyetorkan sampah, tetapi juga bisa menjadi wadah pemberdayaan dan kegiatan ekonomi masyarakat," ujar Jadev Abrar.
Ketua Bank Sampah Dena Lestari Berdaya Ilham Yahya mengatakan program tersebut diharapkan mampu mengubah pandangan warga bahwa sampah juga dapat memiliki nilai jual.
"Program ini diharapkan dapat memberikan manfaat ekonomi dengan mengubah sampah yang sebelumnya tidak bernilai menjadi sesuatu yang memiliki nilai jual," ucap Ilham.
Perguruan Tinggi Didorong Hadirkan Solusi bagi Daerah
Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Fauzan sebelumnya menekankan pentingnya perguruan tinggi semakin dekat dengan masyarakat serta memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan daerah.
"Perguruan tinggi adalah bagian dari entitas sosial. Ilmu pengetahuan, riset, dan sumber daya yang dimiliki kampus harus dikontribusikan untuk kepentingan masyarakat yang lebih luas sehingga benar-benar menghadirkan pendidikan tinggi yang berdampak," ucap Fauzan.
Fauzan menjelaskan pengabdian mahasiswa melalui KKN merupakan salah satu langkah perguruan tinggi untuk berkontribusi dalam pembangunan daerah melalui kolaborasi riset, inovasi, dan pengabdian kepada masyarakat.
"Perguruan tinggi harus mampu membaca kebutuhan daerah dan menghadirkan solusi yang sesuai melalui riset dan pengabdian kepada masyarakat sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat," tutur Fauzan.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf



