
Pantau - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyatakan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Bromo terus dimaksimalkan oleh tim gabungan hingga sebagian besar titik panas atau hotspot berhasil dilokalisasi.
Khofifah mengatakan titik panas masih ditemukan di kawasan Gunung Bromo yang masuk wilayah Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur.
"Saya update tadi malam Pak Kepala BNPB ingin memaksimalkan, hari ini mudah-mudahan bisa selesai. Hotspot-nya (titik panas) relatif sudah dilokalisasi," kata Khofifah saat ditemui di Pendopo Agung Kabupaten Malang di Kota Malang, Jawa Timur, Rabu.
Helikopter dan Drone Dikerahkan untuk Pemadaman
Percepatan pemadaman dilakukan dengan mengandalkan berbagai sarana, termasuk helikopter water bombing atau pengebom air dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
"Kan bantuan helikopter dari BNPB ada dua unit, yang satu kapasitas 1.000 liter dan yang Puma 4.000 liter. Ada lagi bantuan dari Abdulrachman Saleh, pemerintah provinsi juga mendatangkan dari Jawa Tengah, kami sewa," ujar Khofifah.
Dua helikopter bantuan BNPB tersebut masing-masing memiliki kapasitas pengangkutan air 1.000 liter dan 4.000 liter.
Dukungan tambahan juga diperoleh dari Abdulrachman Saleh serta helikopter yang didatangkan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dari Jawa Tengah melalui sistem sewa.
Selain mengandalkan helikopter, tim gabungan di lapangan mengoptimalkan penggunaan drone water spray untuk membasahi kawasan terdampak karhutla.
Pembasahan dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan munculnya titik api baru di kawasan Gunung Bromo.
Operasi pemadaman sempat menghadapi kendala akibat kondisi alam berupa angin kencang dan kabut yang berdampak terhadap penerbangan helikopter pengebom air.
"Akhirnya dua heli tidur dalam tanda kutip ya di Ranu Pani tapi tadi pagi sudah beroperasi kembali. BNPB berharap secepat mungkin karena helikopter perbantuan diharapkan bisa dibuat memadamkan di provinsi lain," ucapnya.
Setelah sempat tidak dapat beroperasi dan berada di Ranu Pani, dua helikopter tersebut kembali menjalankan operasi pemadaman pada Rabu pagi.
BNPB mengharapkan penanganan karhutla Gunung Bromo segera selesai karena helikopter bantuan tersebut juga dibutuhkan untuk operasi pemadaman kebakaran di provinsi lain.
Khofifah turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas gabungan yang terlibat dalam percepatan penanganan karhutla di kawasan Gunung Bromo.
Titik Api Tersisa Berada di Dingklik Pasuruan
Komandan Sektor Penanganan Karhutla Wilayah Korem 083/Baladhika Jaya Kolonel Inf Wahyu Ramadhanus Suryawan mengatakan titik api yang masih muncul saat ini hanya berada di wilayah Kabupaten Pasuruan.
"Satu-satunya titik yang masih menyala saat ini berada di kawasan Dingklik, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan," ucap Wahyu yang juga Komandan Korem 083/Baladhika Jaya.
Titik api tersebut berada di kawasan tebing dengan kontur medan terjal sehingga menyulitkan petugas melakukan pemadaman secara manual melalui jalur darat.
Keterbatasan akses darat membuat operasi pemadaman melalui udara sangat diandalkan untuk menangani titik api yang masih menyala.
Sementara operasi udara difokuskan pada lokasi yang sulit dijangkau, petugas darat tetap melakukan pendinginan di area yang telah terbakar.
Petugas juga memantau perkembangan kondisi lapangan dan memadamkan titik-titik api kecil yang masih ditemukan.
Penanganan karhutla Gunung Bromo dilakukan melalui kombinasi operasi udara dan darat dengan prioritas memadamkan titik api tersisa di Dingklik, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan, sekaligus mencegah munculnya titik api baru.
- Penulis :
- Leon Weldrick



