HOME  ⁄  Nasional

Pemerintah Libatkan BSSN untuk Menjaga Keamanan Data Masyarakat dalam Digitalisasi Perlinsos

Oleh Shila Glorya
SHARE   :

Pemerintah Libatkan BSSN untuk Menjaga Keamanan Data Masyarakat dalam Digitalisasi Perlinsos
Foto: Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Rini Widyantini, saat memberikan keterangan di Sumedang, Jawa Barat, pada Rabu 12/8/2026 (sumber: ANTARA/Ilham Nugraha)

Pantau - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Rini Widyantini memastikan keamanan data masyarakat menjadi perhatian pemerintah dalam pengembangan sistem digital perlindungan sosial (Perlinsos).

Pemerintah melibatkan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) untuk membantu menjaga keamanan data yang digunakan dalam sistem tersebut.

Rini menyampaikan hal itu saat melakukan kunjungan di Sumedang, Jawa Barat, Rabu, 12 Agustus 2026.

BSSN Dilibatkan Jaga Keamanan Data Perlinsos

Menurut Rini, sistem digital Perlinsos menggunakan data masyarakat sehingga perlindungan dan keamanan data menjadi bagian penting dalam pengembangan layanan digital pemerintah.

Rini menjelaskan pemerintah menggunakan Satu Data Nasional (SSN), sedangkan BSSN menjadi salah satu anggota Komite Percepatan Transformasi Layanan Digital Pemerintah.

"Jadi ini kan kita juga menggunakan Satu Data Nasional (SSN) dan dari Komite Percepatan Transformasi Layanan Digital Pemerintah itu salah satu anggotanya adalah ada BSSN dan dijaga oleh BSSN yang memberikan data security," kata Rini.

Pemerintah tidak hanya berfokus pada percepatan digitalisasi dalam proses pendataan Perlinsos, tetapi juga memastikan data masyarakat yang digunakan mendapatkan pengamanan.

"Jadi, data itu tentunya kita betul-betul diperhatikan security-nya," ungkap Rini.

Pengamanan data semakin penting seiring meluasnya penggunaan teknologi digital dalam berbagai pelayanan pemerintah.

Keamanan dan pemanfaatan data tersebut juga berkaitan dengan upaya pemerintah memastikan program perlindungan sosial diberikan kepada masyarakat yang berhak menerimanya.

Digitalisasi Perlinsos memungkinkan proses pendataan dan verifikasi masyarakat dilakukan lebih cepat dibandingkan proses yang belum terdigitalisasi.

Sistem tersebut juga dapat menyediakan bukti mengenai kelayakan seseorang sebagai penerima program perlindungan sosial.

Selain itu, digitalisasi Perlinsos menyediakan mekanisme sanggah agar masyarakat dapat mengetahui status pendataan mereka dan mengajukan keberatan apabila menemukan ketidaksesuaian.

Sumedang Perbarui dan Integrasikan Data Penerima Bantuan

Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir menegaskan keamanan dan akurasi data menjadi bagian penting dalam pengembangan ekosistem digital Perlinsos di tingkat daerah.

Menurut Dony, data yang menjadi dasar penentuan penerima bantuan sosial harus terus diperbarui, diverifikasi, dan diintegrasikan agar bantuan pemerintah tepat sasaran.

"Kita ingin memastikan tidak ada masyarakat yang berhak tetapi tidak mendapatkan pelayanan, dan tidak ada pula bantuan yang salah sasaran. Karena itu, data harus terus diperbarui, diverifikasi dan diintegrasikan," kata Dony.

Pemerintah Kabupaten Sumedang akan terus mengembangkan digitalisasi Perlinsos dengan tetap menempatkan keamanan data sebagai salah satu perhatian utama.

Pengembangan tersebut juga diarahkan untuk menciptakan pelayanan perlindungan sosial yang mudah diakses masyarakat sekaligus memastikan bantuan pemerintah diberikan secara tepat sasaran.

Penulis :
Shila Glorya