
Pantau - Seorang wanita berinisial TA (23) diduga melahirkan seorang diri di toilet Puskesmas Tambora, Jakarta Barat, kemudian membuang bayi perempuannya ke tong sampah pada Selasa (11/8/2026) sekitar pukul 12.00 WIB.
Kapolsek Tambora AKP Wahyu Hidayat mengatakan polisi masih menyelidiki kejadian tersebut, termasuk memastikan penyebab kematian bayi melalui proses autopsi.
"Kalau dari keterangan ibunya (TA) sementara kemarin, sebelum dibawa ke rumah sakit, dia melahirkan di kamar mandi itu. Diduga dengan secara sengaja ya. Karena ari-arinya itu (bayi) enggak terputus," kata Wahyu.
Polisi Ungkap Kronologi Persalinan di Toilet
Wahyu mengatakan TA awalnya mendatangi Puskesmas Tambora dan mengantre untuk mendapatkan pelayanan di Poli Umum.
"Terus (TA) merasa anyang-anyangan gitu. Umumnya kan kalau orang mau melahirkan pasti kan ke bidan kan langsung, kan? Kalau ini enggak, ke poli umum dulu. Lagi anyang-anyangan, kemudian langsung ke kamar mandi itu. Dia lahirkan sendiri bayinya," tutur Wahyu.
Polisi menduga bayi tersebut terjatuh ke lantai ketika TA menjalani persalinan seorang diri di dalam toilet.
"Intinya, setelah ngelahirin itu kan bayi kan jatuh kan ke lantai. Jatuh ke lantai, kemudian dia langsung buang ke tempat sampah itu. Bayinya perempuan," kata Wahyu.
Penyebab meninggalnya bayi tersebut belum dapat dipastikan karena masih menunggu hasil autopsi.
Petugas Kebersihan Menemukan Bayi dalam Tong Sampah
Beberapa saat setelah kejadian, petugas kebersihan menemukan bercak darah di sekitar kamar mandi dan kemudian membersihkan lokasi tersebut.
Petugas selanjutnya merasa curiga ketika hendak membuang sampah karena tong yang diangkat terasa berat.
"Kemudian dia mau buang sampah. Nah, saat mau buang sampah, tong sampahnya itu kok berat ini. Dicek, ternyata ada bayi," tutur Wahyu.
Pihak Puskesmas Tambora kemudian melaporkan temuan tersebut kepada kepolisian sehingga petugas piket Reskrim mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan tempat kejadian perkara dan mencari saksi.
"Kemudian Piket Reskrim ke sana, cek TKP. Saat cari saksi-saksi, melihat, ada wanita itu (TA) dalam keadaan lemas, kan. Nah, itulah ternyata orang tua bayi itu," tutur Wahyu.
TA kemudian pingsan akibat mengalami pendarahan setelah sempat dimintai keterangan mengenai penemuan bayi tersebut.
"Tanya-tanya sebentar aja itu, udah pingsan. Terus dibawa, dirujuk cepat ke Cengkareng karena mau penanganan medis kan, pendarahan," kata Wahyu.
Polisi Masih Menyelidiki Kasus
Polsek Tambora masih mendalami rangkaian kejadian tersebut dan berencana meminta keterangan dari pihak Puskesmas Tambora.
"Dijadwalnya minggu ini sepertinya mau diminta keterangan juga dari Puskesmas," pungkas Wahyu.
Polisi belum menyampaikan penetapan tersangka dalam kasus tersebut dan masih menunggu hasil penyelidikan serta pemeriksaan terkait penyebab kematian bayi.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf



