HOME  ⁄  Nasional

Indonesia Siapkan Bursa Mineral 2027 agar Tak Lagi Bergantung pada Harga Referensi Luar Negeri

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Indonesia Siapkan Bursa Mineral 2027 agar Tak Lagi Bergantung pada Harga Referensi Luar Negeri
Foto: (Sumber :Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) sekaligus Kepala Badan Industri Mineral (BIM), Brian Yuliarto ditemui di Jakarta, Senin (10/8/2026). ANTARA/Sean Filo Muhamad.)

Pantau - Indonesia menyiapkan Bursa Mineral dan Komoditas Strategis (BMKS) yang ditargetkan mulai beroperasi pada 1 Januari 2027 untuk membentuk harga referensi sendiri sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap bursa luar negeri.

Kepala Badan Industri Mineral (BIM) Brian Yuliarto mengatakan BMKS akan menjadi wadah perdagangan mineral dan komoditas strategis dengan mekanisme pembentukan harga, standar mutu, serta penyelesaian transaksi yang transparan.

"Melalui bursa ini, pembentukan harga, standar mutu dan penyelesaian transaksi dapat berlangsung secara transparan dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Tujuannya agar Indonesia memiliki harga referensi sendiri dan tidak bergantung pada bursa di luar negeri," kata Brian di Jakarta, Sabtu (15/8/2026).

Satgas Siapkan Bursa Mineral

Pemerintah telah membentuk Satuan Tugas Percepatan Pembentukan Bursa Mineral dan Komoditas Indonesia dengan melibatkan BIM, Danantara, Bank Indonesia, serta OJK sebagai koordinator.

Pembentukan bursa juga melibatkan unsur ekosistem terkait, mulai dari lembaga kliring, surveyor, pengelola pergudangan, perusahaan tambang hingga asosiasi industri.

Langkah tersebut merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto untuk menciptakan sistem perdagangan mineral dan komoditas strategis beserta produk turunannya yang terorganisasi serta terintegrasi.

"Dalam proses pembentukannya, Satgas juga akan terus berkoordinasi dan meminta masukan serta arahan dari kementerian dan lembaga terkait, khususnya Kementerian ESDM, Kementerian Perdagangan, Kementerian Perindustrian, serta Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian," ujar Brian.

Satgas kini menyiapkan berbagai kebutuhan BMKS, mencakup regulasi, tata kelola, kelembagaan, teknologi, operasional hingga komunikasi.

"BIM secara khusus menyiapkan fondasi dari sisi hulu, termasuk penguatan data sumber daya dan cadangan, standardisasi mutu serta spesifikasi produk, dan percepatan hilirisasi agar komoditas yang diperdagangkan kredibel, dapat ditelusuri, dan memiliki nilai tambah tinggi," ujarnya.

Prabowo Targetkan BMKS Beroperasi 1 Januari 2027

Brian berharap BMKS berkembang menjadi bursa yang likuid sekaligus membangun ekosistem mineral strategis yang transparan, tangguh, dan terintegrasi dari hulu hingga hilir.

BMKS juga diharapkan menjadi katalisator hilirisasi, memperkuat kemandirian industri pertahanan, serta menopang ketahanan ekonomi dan keamanan nasional.

Presiden Prabowo Subianto sebelumnya menargetkan BMKS mulai beroperasi pada 1 Januari 2027 dan meminta ketentuan penyelenggaraan bursa segera dibahas bersama DPR RI.

"Dengan dukungan DPR, rencana kita 1 Januari 2027, kita akan memiliki bursa komoditas sendiri. Kita targetkan, ketentuan penyelenggaraan Bursa Mineral dan Komoditas Strategis segera dibahas dengan DPR RI dan mohon diterbitkan dalam waktu yang sesingkat-singkatnya," ujar Prabowo dalam penyampaian pengantar pemerintah atas RUU APBN 2027 dan Nota Keuangan di Gedung MPR RI, Jakarta, Jumat (14/8/2026).

Penulis :
Aditya Yohan