
Pantau - Sejumlah Presiden dan Wakil Presiden RI terdahulu telah mengonfirmasi kehadiran dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026, sementara beberapa lainnya menyatakan berhalangan hadir karena alasan tertentu.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan pemerintah belum dapat mengungkap nama seluruh mantan Presiden dan Wakil Presiden yang telah memastikan kehadirannya.
"Sudah ada beberapa yang menyampaikan konfirmasi mengenai kehadiran, ada juga yang menyampaikan konfirmasi berhalangan hadir oleh karena sesuatu hal," kata Prasetyo saat memberikan keterangan media di Istana Merdeka, Jakarta, Sabtu (15/8/2026).
SBY Berhalangan Hadir karena Cek Kesehatan
Prasetyo menyebut Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menjadi salah satu mantan Presiden yang telah mengonfirmasi tidak dapat menghadiri peringatan 17 Agustus.
"Salah satunya kemarin yang sudah kami sampaikan adalah Pak SBY yang kebetulan jadwalnya ya bertepatan beliau harus cek kesehatan. Itu yang bertabrakan dengan peringatan 17 Agustus," jelas Prasetyo.
Jadwal pemeriksaan kesehatan tersebut bertepatan dengan pelaksanaan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI sehingga SBY tidak dapat menghadiri kegiatan tersebut.
Undangan Disampaikan kepada Keluarga Proklamator
Pemerintah juga telah menghubungi keluarga Proklamator Soekarno dan Mohammad Hatta serta keluarga para Presiden dan Wakil Presiden RI terdahulu.
"Semua sudah tersampaikan kepada seluruh keluarga termasuk putra-putri Bapak Proklamator kita, keluarga Bung Karno maupun keluarga Bung Hatta dan keluarga dari Presiden dan Wakil Presiden terdahulu, semua sudah tersampaikan," tutur Prasetyo.
Pemerintah sebelumnya juga melakukan berbagai persiapan menjelang pelaksanaan upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI pada 17 Agustus 2026.
Istana menyatakan persiapan upacara tersebut telah mencapai 99 persen menjelang pelaksanaannya.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf





